Semangat Kolaborasi Menggema di Bandung Musik Journey: East Pride 2025

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 6 Oktober 2025 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Musik Journey: East Pride 2025

Bandung Musik Journey: East Pride 2025

Suasana di Teras Sunda Cibiru pada Minggu (5/10/2025) berubah menjadi panggung kolaborasi besar ketika Bandung Musik Journey: East Pride 2025 digelar. Tak hanya menampilkan pertunjukan musik, acara ini menjadi wujud nyata semangat kreatif warga Bandung Timur yang kini bangkit menjadi pusat kegiatan seni dan budaya.

Gelaran ini merupakan bagian dari pra-event Asia Africa Youth Forum (AAYF) 2025, forum pemuda lintas negara yang mengusung solidaritas dan inovasi global. Bandung memanfaatkan momentum ini untuk menampilkan kekuatan kreativitas lokal yang telah lama menjadi identitasnya.

Wakil Wali Kota Bandung Erwin menegaskan bahwa kota ini hidup melalui karya dan irama warganya.

“Musik bukan hanya hiburan, tapi bahasa universal yang menyatukan kita semua. Lewat Bandung Musik Journey, kita ingin menunjukkan bahwa Bandung terbuka bagi talenta muda dan siap menjadi destinasi kreatif dunia,” ujar Erwin yang hadir di acara tersebut.

Baca Juga :  Nina Fitriana Dorong Pemkot Bandung Perluas Program Pemberdayaan Pemuda

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Bandung Musik Journey tahun ini menyoroti kawasan Bandung Timur, dengan tema East Pride sebagai simbol kebanggaan terhadap potensi wilayah tersebut. Tak hanya dikenal dengan sejarah dan budayanya, Bandung Timur juga menjadi ruang berkembang bagi musisi dan komunitas independen yang terus melahirkan karya baru.

Erwin menambahkan bahwa acara ini bukan hanya selebrasi musik, tetapi juga manifestasi kolaborasi lintas sektor.

“Kami mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi. Bandung adalah milik kita semua. Mari jadikan kota ini sebagai panggung bagi talenta muda untuk bersinar, dan sebagai rumah yang ramah bagi kreativitas,” kata Erwin.

Sementara itu, Ketua Panitia Iman Rahman Anggawiria Kusumah menyebut bahwa tema East Pride dipilih karena Bandung Timur memiliki kekayaan narasi budaya yang belum banyak diangkat.

“Bandung Timur menyimpan banyak cerita. Dari legenda Sangkuriang, jejak Kerajaan Kendan, hingga semangat musik independen yang menembus panggung internasional. Inilah alasan kami mengangkat East Pride sebagai tema utama tahun ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Dorong Kemandirian Pangan Lewat Bantuan Urban Farming

Acara ini juga menjadi bagian dari seri dokumenter Bandung Music Journey, yang merekam perjalanan musik dan kebudayaan di berbagai wilayah Bandung. Setelah menampilkan West, Central, North, dan South Pride, kini giliran Bandung Timur tampil sebagai sorotan utama.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menilai bahwa kekuatan Bandung terletak pada kemampuannya memadukan tradisi dengan ekspresi modern.

“Bandung dari dulu hingga kini selalu jadi tempat lahirnya gerakan musik dan budaya yang berpengaruh. Dari pop kreatif, musik underground, hingga komunitas pemuda yang menyuarakan perubahan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa konsep “Bandung Bersuara: Destinasi Berkembang” yang diusung tahun ini bertujuan memperkuat kawasan timur Bandung melalui pendekatan inklusif dan kolaboratif. Komunitas lokal, pelaku industri kreatif, dan masyarakat diajak untuk ikut membangun ekosistem budaya yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Tinjau Renovasi 267 Rumah Tidak Layak Huni

Dengan kemeriahan East Pride 2025, Bandung kembali membuktikan dirinya sebagai kota yang tidak hanya menciptakan karya, tetapi juga menyatukan orang-orang di baliknya. Bandung Timur kini berdiri sejajar dengan wilayah lain, menunjukkan bahwa kreativitas dan kolaborasi bisa tumbuh dari setiap sudut kota.

Berita Terkait

Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran
Liburan Akhir Tahun, 5 Tempat Wisata Semarang Tawarkan Alam Hingga Edukasi
Keracunan 134 Siswa, Pengawasan Program MBG di Sumut Diperketat
Cimahi Bentuk UPTD Baru Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Rp590 Miliar
800 Ribu UMKM Ikuti Akad Massal KUR, Dorong Peningkatan Usaha
Penindakan ETLE Jatim Naik 307 Persen, Kakorlantas Target 1.000 Kamera
Pengelola SPPG Minta Maaf atas Insiden Keracunan Massal di Tulungagung
Hubungan Pemkot dan DPRD Sukabumi Diperkuat Usai Wali Kota Sampaikan Permintaan Maaf
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:43 WIB

Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:57 WIB

Liburan Akhir Tahun, 5 Tempat Wisata Semarang Tawarkan Alam Hingga Edukasi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Keracunan 134 Siswa, Pengawasan Program MBG di Sumut Diperketat

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:51 WIB

Cimahi Bentuk UPTD Baru Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Rp590 Miliar

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:51 WIB

800 Ribu UMKM Ikuti Akad Massal KUR, Dorong Peningkatan Usaha

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!