Nina Fitriana Dorong Pemkot Bandung Perluas Program Pemberdayaan Pemuda

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 5 Oktober 2025 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nina Fitriana Dorong Pemkot Bandung Perluas Program Pemberdayaan Pemuda (DPRD Bandung)

Nina Fitriana Dorong Pemkot Bandung Perluas Program Pemberdayaan Pemuda (DPRD Bandung)

Anggota DPRD Kota Bandung, Nina Fitriana Sutadi, S.IP., M.IP., menegaskan pentingnya perluasan program pemberdayaan pemuda di Kota Bandung. Hal itu disampaikan saat menghadiri Creative Fest 2025 yang digelar oleh Youth Space Bandung Wetan di Jalan Kebon Bibit, Kelurahan Tamansari, Sabtu (4/10/2025).

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Inovasi Jadi Aksi: Peran Pemuda dalam Perubahan Sosial dan Lingkungan” itu, Nina menyampaikan apresiasi atas inisiatif para pemuda Bandung yang terus menciptakan ruang kreatif dan kolaboratif. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa semangat generasi muda untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa masih sangat tinggi.

Ia menekankan bahwa semangat inovasi pemuda tidak boleh berhenti di tataran ide atau slogan semata. “Kegiatan ini jangan hanya menjadi seremonial. Pemuda harus membuktikan perannya dalam menghadirkan perubahan dan kemajuan yang nyata,” ujar Nina.

Mengutip pesan Bung Karno, Nina mengingatkan kembali kekuatan besar yang dimiliki generasi muda. “Bung Karno pernah berkata, berikan aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Itu menunjukkan betapa penting dan strategisnya peran pemuda dalam membangun bangsa,” tambahnya.

Baca Juga :  Semangat Kolaborasi Menggema di Bandung Musik Journey: East Pride 2025

Lebih lanjut, Nina menyoroti momentum bonus demografi yang tengah dimiliki Indonesia, khususnya di Kota Bandung. Menurutnya, jumlah generasi muda yang besar seharusnya menjadi kekuatan produktif untuk membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat.

“Pemuda harus dilibatkan secara aktif. Jangan hanya menjadi penonton, tapi juga pelaku dalam proses pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan,” ucapnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Nina mendorong agar Pemerintah Kota Bandung memperluas berbagai program pemberdayaan pemuda. Ia menilai, penguatan kapasitas dan pemberian ruang partisipasi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar potensi generasi muda tidak terbuang percuma.

Selain itu, Nina menyoroti program inovatif Pemkot Bandung yang kembali mengoptimalkan sistem LACI RW (Layanan Aspirasi dan Catatan Informasi Rukun Warga). Ia menyebut sistem ini sebagai salah satu langkah konkret dalam menjaring data sosial di tingkat akar rumput.

Baca Juga :  Pemkot Bandung Tindaklanjuti Keluhan Warga, Fasilitas Rusunawa Cingised Akan Diperbaiki

“Melalui LACI RW, para pemuda dapat ikut serta dalam pengumpulan dan pengolahan data masyarakat, sehingga pemerintah memiliki dasar kuat dalam merancang program strategis yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Ia menilai, data yang dihasilkan dari inovasi tersebut sangat penting untuk menyusun kebijakan publik yang efektif. Dengan begitu, setiap program pemerintah tidak hanya bersifat sementara, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan warga.

“Jangan sampai program pembangunan hanya asal jalan tanpa melihat kebutuhan riil masyarakat. Dengan data akurat dari lapangan, kebijakan bisa lebih terukur dan berdampak langsung,” ujarnya menegaskan.

Nina juga mengingatkan agar pelibatan pemuda dalam berbagai program pemerintah dilakukan secara terstruktur dan masif. Ia meyakini, dengan sistem yang baik dan dukungan kebijakan yang konsisten, generasi muda Bandung dapat menjadi motor penggerak perubahan.

Menurutnya, pembangunan kota yang berkelanjutan tidak bisa dilepaskan dari peran aktif pemuda. Mereka bukan hanya penerima manfaat, tetapi juga penggagas dan pelaksana pembangunan di tingkat komunitas.

Baca Juga :  PSI Minta Pemerintah Utamakan Kesejahteraan Satwa di Tengah Rencana Pengosongan Kebun Binatang Bandung

“Pemuda adalah subjek pembangunan, bukan objek. Mereka harus diberi ruang untuk berinisiatif dan berinovasi,” tutur Nina.

Ia juga berharap agar hasil dari berbagai program yang dijalankan bisa menjadi warisan pembangunan jangka panjang. “Apa yang kita lakukan hari ini bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk generasi berikutnya,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Nina mengajak semua pihak untuk mendukung pemberdayaan pemuda di Kota Bandung. Ia percaya, jika generasi muda diberi kepercayaan dan kesempatan, mereka akan menjadi kekuatan besar yang membawa perubahan positif bagi kota.

“Sudah saatnya kita memperluas program yang melibatkan anak muda. Mereka punya semangat, kreativitas, dan energi besar untuk membawa Bandung ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran
Liburan Akhir Tahun, 5 Tempat Wisata Semarang Tawarkan Alam Hingga Edukasi
Keracunan 134 Siswa, Pengawasan Program MBG di Sumut Diperketat
Cimahi Bentuk UPTD Baru Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Rp590 Miliar
800 Ribu UMKM Ikuti Akad Massal KUR, Dorong Peningkatan Usaha
Penindakan ETLE Jatim Naik 307 Persen, Kakorlantas Target 1.000 Kamera
Pengelola SPPG Minta Maaf atas Insiden Keracunan Massal di Tulungagung
Hubungan Pemkot dan DPRD Sukabumi Diperkuat Usai Wali Kota Sampaikan Permintaan Maaf
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:43 WIB

Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:57 WIB

Liburan Akhir Tahun, 5 Tempat Wisata Semarang Tawarkan Alam Hingga Edukasi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Keracunan 134 Siswa, Pengawasan Program MBG di Sumut Diperketat

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:51 WIB

Cimahi Bentuk UPTD Baru Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Rp590 Miliar

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:51 WIB

800 Ribu UMKM Ikuti Akad Massal KUR, Dorong Peningkatan Usaha

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!