Wali Kota Sukabumi Dorong Budaya Bersih dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di World Cleanup Day

Avatar photo

- Penulis Berita

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi Dorong Budaya Bersih dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di World Cleanup Day

Wali Kota Sukabumi Dorong Budaya Bersih dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di World Cleanup Day

Peringatan World Cleanup Day (WCD) di Kota Sukabumi tahun 2025 menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat gerakan budaya bersih dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi pada 10 Oktober 2025 ini melibatkan ratusan pelajar, aparatur sipil negara, dan komunitas masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai dari Gedung Juang 45 Kota Sukabumi dengan apel pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih di Lapangan Merdeka, Jalan Ahmad Yani, dan Suryakencana.

Menurut Arlan Paranti Rivai, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peran Serta Masyarakat DLH, kegiatan ini diikuti sekitar 600 peserta dengan tema nasional “Menuju Indonesia Bersih 2029.”

“Tujuannya bukan sekadar membersihkan lingkungan hari ini, tetapi menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Tinjau Renovasi 267 Rumah Tidak Layak Huni

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, yang hadir sekaligus membuka kegiatan, menegaskan pentingnya menjadikan kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat. Ia mengingatkan seluruh peserta agar gerakan bersih tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari.

“Kita ingin budaya bersih tumbuh dari kesadaran, bukan sekadar ajakan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menginstruksikan DLH untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah secara lebih efektif dan inovatif. Ia menyebut pemerintah pusat tengah menyiapkan proyek Waste to Energy, yakni pengolahan sampah menjadi energi listrik.

“Masalah penanganan sampah sudah ditangani oleh Kementerian Investasi dan Danantara. Total sampah di Kota dan Kabupaten Sukabumi hanya sekitar 480 ton per hari, sehingga wilayah Sukabumi akan menginduk ke Bogor atau Bandung,” jelasnya.

Ayep Zaki juga menyebut, langkah strategis lain adalah melibatkan pengurus Rukun Warga (RW) dalam sistem pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.

Baca Juga :  Kasus Air Keras di Sukabumi, Fakta Mengejutkan dari Sidang Ibu-Anak Korban

Dengan pendekatan partisipatif ini, pemerintah berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi juga pelaku utama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Berita Terkait

Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran
Liburan Akhir Tahun, 5 Tempat Wisata Semarang Tawarkan Alam Hingga Edukasi
Keracunan 134 Siswa, Pengawasan Program MBG di Sumut Diperketat
Cimahi Bentuk UPTD Baru Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Rp590 Miliar
800 Ribu UMKM Ikuti Akad Massal KUR, Dorong Peningkatan Usaha
Penindakan ETLE Jatim Naik 307 Persen, Kakorlantas Target 1.000 Kamera
Pengelola SPPG Minta Maaf atas Insiden Keracunan Massal di Tulungagung
Hubungan Pemkot dan DPRD Sukabumi Diperkuat Usai Wali Kota Sampaikan Permintaan Maaf
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:43 WIB

Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:57 WIB

Liburan Akhir Tahun, 5 Tempat Wisata Semarang Tawarkan Alam Hingga Edukasi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Keracunan 134 Siswa, Pengawasan Program MBG di Sumut Diperketat

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:51 WIB

Cimahi Bentuk UPTD Baru Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Rp590 Miliar

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:51 WIB

800 Ribu UMKM Ikuti Akad Massal KUR, Dorong Peningkatan Usaha

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!