Peringatan World Cleanup Day (WCD) di Kota Sukabumi tahun 2025 menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat gerakan budaya bersih dan pengelolaan sampah berkelanjutan.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi pada 10 Oktober 2025 ini melibatkan ratusan pelajar, aparatur sipil negara, dan komunitas masyarakat.
Rangkaian kegiatan dimulai dari Gedung Juang 45 Kota Sukabumi dengan apel pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih di Lapangan Merdeka, Jalan Ahmad Yani, dan Suryakencana.
Menurut Arlan Paranti Rivai, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peran Serta Masyarakat DLH, kegiatan ini diikuti sekitar 600 peserta dengan tema nasional “Menuju Indonesia Bersih 2029.”
“Tujuannya bukan sekadar membersihkan lingkungan hari ini, tetapi menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, yang hadir sekaligus membuka kegiatan, menegaskan pentingnya menjadikan kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat. Ia mengingatkan seluruh peserta agar gerakan bersih tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari.
“Kita ingin budaya bersih tumbuh dari kesadaran, bukan sekadar ajakan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menginstruksikan DLH untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah secara lebih efektif dan inovatif. Ia menyebut pemerintah pusat tengah menyiapkan proyek Waste to Energy, yakni pengolahan sampah menjadi energi listrik.
“Masalah penanganan sampah sudah ditangani oleh Kementerian Investasi dan Danantara. Total sampah di Kota dan Kabupaten Sukabumi hanya sekitar 480 ton per hari, sehingga wilayah Sukabumi akan menginduk ke Bogor atau Bandung,” jelasnya.
Ayep Zaki juga menyebut, langkah strategis lain adalah melibatkan pengurus Rukun Warga (RW) dalam sistem pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.
Dengan pendekatan partisipatif ini, pemerintah berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi juga pelaku utama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.






