Pj Sekda Bekasi Tekankan Disiplin ASN dan Efisiensi Anggaran di Tengah Penurunan Dana Transfer

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 7 Oktober 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Ida Farida, memimpin Apel Pagi

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Ida Farida, memimpin Apel Pagi

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bekasi, Ida Farida, menegaskan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) serta efisiensi penggunaan anggaran daerah demi menjaga transparansi pelayanan publik. Hal tersebut disampaikan dalam apel pagi yang diikuti ASN dan pimpinan perangkat daerah di Plaza Pemda Kabupaten Bekasi, Senin (6/10/2025).

Dalam arahannya, Ida menekankan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pembinaan disiplin yang diatur dalam peraturan bupati. Ia meminta seluruh pegawai hadir tepat waktu dan menjadikan disiplin sebagai budaya kerja sehari-hari.

“Kewajiban apel itu bagian dari disiplin pegawai. Ini berbanding lurus dengan gaji dan tunjangan yang kita terima. Jadi tolong diingatkan bagi yang belum sadar akan kewajiban ini,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pegawai yang menunjukkan dedikasi tinggi dengan datang lebih awal meski memiliki jarak tempuh jauh.
“Ada yang dari Cabangbungin pukul 06.00 sudah tiba di sini, saya sangat bangga dengan karyawan seperti itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran

Selain menyoroti kedisiplinan, Pj Sekda meminta seluruh perangkat daerah segera menyelesaikan penyusunan RKA-DPA Tahun Anggaran 2026 tepat waktu. Ia menegaskan bahwa keterlambatan dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran bisa berdampak luas, termasuk pada penggajian pegawai dan realisasi program masyarakat.

Ida mengungkapkan bahwa transfer anggaran dari pemerintah pusat mengalami penurunan sekitar 30 persen, atau setara dengan Rp1,5 triliun. Karena itu, setiap satuan kerja diimbau untuk menyesuaikan belanja daerah dengan kemampuan fiskal dan menghindari praktik pengulangan anggaran.

“Tidak ada lagi yang copy-paste dalam penyusunan anggaran. Prioritaskan belanja yang benar-benar untuk kepentingan masyarakat. Kita ini pelayan masyarakat, jadi utamakan kebutuhan yang paling mendesak,” tandasnya.

Di akhir arahannya, Ida kembali menegaskan pentingnya menjadikan disiplin sebagai gaya hidup ASN yang berintegritas. Ia meminta pimpinan perangkat daerah untuk aktif melakukan pengecekan kehadiran di semua level pegawai, dari pejabat eselon II hingga staf pelaksana, guna memastikan keadilan dan keteraturan di lingkungan kerja.

Baca Juga :  Pemkot Sukabumi Siapkan Sekolah Rakyat Jenjang SMP, Mulai Berjalan Tahun 2026

“Mulai dari kita sebagai aparat pelayanan masyarakat. Jadikan disiplin ini bagian dari gaya hidup ASN berakhlak. Mari bersama memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Bekasi menuju daerah yang Bangkit, Maju, dan Sejahtera,” pungkasnya.

Berita Terkait

Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran
Liburan Akhir Tahun, 5 Tempat Wisata Semarang Tawarkan Alam Hingga Edukasi
Keracunan 134 Siswa, Pengawasan Program MBG di Sumut Diperketat
Cimahi Bentuk UPTD Baru Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Rp590 Miliar
800 Ribu UMKM Ikuti Akad Massal KUR, Dorong Peningkatan Usaha
Penindakan ETLE Jatim Naik 307 Persen, Kakorlantas Target 1.000 Kamera
Pengelola SPPG Minta Maaf atas Insiden Keracunan Massal di Tulungagung
Hubungan Pemkot dan DPRD Sukabumi Diperkuat Usai Wali Kota Sampaikan Permintaan Maaf
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:43 WIB

Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:57 WIB

Liburan Akhir Tahun, 5 Tempat Wisata Semarang Tawarkan Alam Hingga Edukasi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Keracunan 134 Siswa, Pengawasan Program MBG di Sumut Diperketat

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:51 WIB

Cimahi Bentuk UPTD Baru Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Rp590 Miliar

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:51 WIB

800 Ribu UMKM Ikuti Akad Massal KUR, Dorong Peningkatan Usaha

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!