Tari Cikeruh Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda, Sumedang Tambah Satu Identitas Daerah

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 12 Oktober 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tari Cikeruh Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda, Sumedang Tambah Satu Identitas Daerah

Tari Cikeruh Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda, Sumedang Tambah Satu Identitas Daerah

Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Sumedang. Kementerian Kebudayaan RI resmi menetapkan Tari Cikeruh sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. Keputusan ini semakin memperkaya daftar karya budaya yang dimiliki daerah berjuluk Puseur Budaya Sunda tersebut.

Penetapan dilakukan melalui sidang penilaian WBTb di Kementerian Kebudayaan RI dan diumumkan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Benny Bachtiar, bersama tim WBTb Jawa Barat pada Kamis (9/1/2025).

Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pengakuan tersebut. “Atas nama pribadi dan pemerintah, saya memberikan penghargaan kepada para seniman, tokoh masyarakat, dan pegiat budaya yang telah berjuang menjaga tradisi Sumedang tetap hidup,” ujarnya, Sabtu (11/10/2025).

Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Kang Uus Kuswendi, pelestari seni Tari Cikeruh, serta Moh. Budi Akbar, Kabid Kebudayaan Disparbudpora Sumedang, atas dedikasinya menjaga kesenian lokal tetap lestari.

Baca Juga :  Sekolah Kelola Mandiri MBG? DPR Dukung Konsep Dapur Sekolah!

Fajar berharap, status WBTb ini menjadi semangat baru bagi generasi muda untuk semakin mencintai budaya daerahnya. “Saya ingin Tari Cikeruh ke depan bisa diajukan sebagai warisan dunia ke UNESCO. Karena selain Tarawangsa, Tari Cikeruh juga merupakan identitas budaya yang sangat dibanggakan masyarakat Sumedang,” ujarnya.

Menurutnya, gelar WBTb bukan sekadar simbol pengakuan, tetapi bagian penting dari identitas yang perlu dijaga keberlangsungannya. “Sumedang memiliki kekayaan budaya yang hidup di tengah masyarakat adat. Semua pihak harus berperan aktif menjaga dan meneruskan warisan ini,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sumedang pun menegaskan komitmennya dalam pelestarian budaya.

“Kami bertanggung jawab memastikan tradisi dan kearifan lokal terus dikenal, dihargai, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Bukan hanya soal status, tetapi bagaimana menanamkan rasa bangga terhadap warisan leluhur,” tutup Fajar.

Berita Terkait

Gubernur Riau Kena OTT KPK Usai APBD Tunda Bayar?
Tragedi Thailand: Pemain Malaysia Habisi Nyawa dengan 18 Tembakan!
Onad Rindu Anak: Empat Hari di Balik Jeruji Narkoba
Onad Positif Narkoba: Apa Dampaknya Bagi Keluarga dan Kariernya?
Dasco Bereaksi: Budi Arie Gabung Gerindra, Apa Dampaknya?
Onadio Leonardo Diciduk Polisi, Ganja Jadi Barang Bukti
Onadio Leonardo Terjerat Narkoba: Karir di Ujung Tanduk?
Vaksin Influenza Belum Gratis, Kemenkes Kaji Masuk Program Imunisasi Nasional

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 08:01 WIB

Gubernur Riau Kena OTT KPK Usai APBD Tunda Bayar?

Selasa, 4 November 2025 - 00:34 WIB

Tragedi Thailand: Pemain Malaysia Habisi Nyawa dengan 18 Tembakan!

Senin, 3 November 2025 - 19:31 WIB

Onad Rindu Anak: Empat Hari di Balik Jeruji Narkoba

Minggu, 2 November 2025 - 05:12 WIB

Onad Positif Narkoba: Apa Dampaknya Bagi Keluarga dan Kariernya?

Sabtu, 1 November 2025 - 21:16 WIB

Dasco Bereaksi: Budi Arie Gabung Gerindra, Apa Dampaknya?

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!