Prabowo Dampingi Perdamaian Gaza: Apa Artinya Bagi Indonesia?

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Dampingi Perdamaian Gaza: Apa Artinya Bagi Indonesia?

Prabowo Dampingi Perdamaian Gaza: Apa Artinya Bagi Indonesia?

Presiden Prabowo Subianto telah kembali ke tanah air pada Selasa, 14 Oktober 2025, setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh di International Congress Centre, Sharm El-Sheikh, Mesir. KTT yang berlangsung sehari sebelumnya, Senin, 13 Oktober 2025, tersebut menghasilkan penandatanganan dokumen perdamaian yang menjadi titik terang bagi situasi di Gaza.

Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Kepala Negara mendarat sekitar pukul 14.45 WIB di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma. Sekretaris Negara Teddy Indra Wijaya terlihat keluar lebih dahulu dari pintu pesawat. Beberapa saat kemudian, Presiden Prabowo menuruni tangga pesawat yang beralaskan karpet biru, mengenakan baju safari berwarna krem dilengkapi peci hitam.

Kedatangan mantan menteri pertahanan ini disambut oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Di antaranya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Angga Raka Prabowo, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan P Roeslani, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

Baca Juga :  Onad Rindu Anak: Empat Hari di Balik Jeruji Narkoba

Menemui awak media setibanya di Jakarta, Prabowo menuturkan bahwa dirinya bersama sejumlah kepala negara lain telah menyaksikan penandatanganan pokok-pokok persetujuan gencatan senjata. Langkah ini, menurutnya, merupakan upaya besar yang diharapkan dapat mengarah pada perdamaian di Gaza. “Kita berdoa bahwa ini akan sukses. Tapi saya kira ini awalan yang baik, intinya itu ya,” ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Indonesia dalam KTT tersebut adalah untuk memberikan dukungan penuh terhadap proses perdamaian di Gaza. Ia menekankan pentingnya gencatan senjata yang sudah mulai berjalan. Penghentian baku tembak ini, jelasnya, akan disertai dengan penarikan pasukan Israel, pembebasan sandera, dan pencarian jenazah korban yang belum ditemukan.

Ia juga menyatakan bahwa Indonesia selalu diundang untuk terlibat dalam proses-proses besar di kancah internasional. Prabowo secara khusus menggarisbawahi kembali komitmen teguh Indonesia untuk mendukung kemerdekaan Palestina. “Tekad saya, puluhan tahun saya membela Palestina, puluhan tahun sejak saya masih muda, kami terus-menerus mendukung kemerdekaan Palestina, rakyat Palestina,” kata Presiden.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Ungguli Kinerja Kabinet Prabowo-Gibran? Ini Hasil Survei!

Pada Senin lalu, di sela-sela KTT, Prabowo bersama para pemimpin dunia lainnya menjadi saksi penandatanganan dokumen perdamaian penting tersebut. Dokumen bersejarah itu diteken oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Mesir El-Sisi, Presiden Republik Turkiye Recep Tayyip Erdogan, dan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani.

Partisipasi Presiden Prabowo dalam KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh merupakan penegasan kembali komitmen kuat Indonesia dalam mewujudkan perdamaian global dan memperjuangkan kemanusiaan atas berbagai konflik. Sebelum Kepala Negara bertolak ke Mesir, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sempat menjelaskan bahwa Indonesia menerima undangan KTT perdamaian Gaza pada Sabtu, 11 Oktober 2025.

“Undangan tersebut memohon kesediaan kehadiran Presiden Prabowo karena itu bagian dari kelanjutan perundingan yang semoga, Insyaallah, itu bisa membawa perdamaian di Palestina, terutama di Gaza,” tutur Prasetyo setelah rapat di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada 12 Oktober 2025. Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo sempat berpesan agar semua pihak senantiasa menjaga hubungan baik, dan alasan tersebut pula yang menjadi salah satu pertimbangan Presiden untuk memutuskan menghadiri undangan penting tersebut.

Berita Terkait

Gubernur Riau Kena OTT KPK Usai APBD Tunda Bayar?
Tragedi Thailand: Pemain Malaysia Habisi Nyawa dengan 18 Tembakan!
Onad Rindu Anak: Empat Hari di Balik Jeruji Narkoba
Onad Positif Narkoba: Apa Dampaknya Bagi Keluarga dan Kariernya?
Dasco Bereaksi: Budi Arie Gabung Gerindra, Apa Dampaknya?
Onadio Leonardo Diciduk Polisi, Ganja Jadi Barang Bukti
Onadio Leonardo Terjerat Narkoba: Karir di Ujung Tanduk?
Vaksin Influenza Belum Gratis, Kemenkes Kaji Masuk Program Imunisasi Nasional

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 08:01 WIB

Gubernur Riau Kena OTT KPK Usai APBD Tunda Bayar?

Selasa, 4 November 2025 - 00:34 WIB

Tragedi Thailand: Pemain Malaysia Habisi Nyawa dengan 18 Tembakan!

Senin, 3 November 2025 - 19:31 WIB

Onad Rindu Anak: Empat Hari di Balik Jeruji Narkoba

Minggu, 2 November 2025 - 05:12 WIB

Onad Positif Narkoba: Apa Dampaknya Bagi Keluarga dan Kariernya?

Sabtu, 1 November 2025 - 21:16 WIB

Dasco Bereaksi: Budi Arie Gabung Gerindra, Apa Dampaknya?

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!