Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Produktivitas Tenaga Kerja. Kegiatan ini diikuti oleh 28 perwakilan Human Resource Development (HRD) dari berbagai perusahaan. Acara berlangsung pada 6 Oktober 2025 di Hotel Taman Sari dan dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa bimtek ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap dunia usaha. Ia menilai peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja sangat penting untuk menghadapi tantangan ekonomi.
Ayep Zaki berharap pelatihan tersebut bisa mendorong kinerja perusahaan sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
“Mimpi kita kemiskinan nol persen, pengangguran rendah, stunting nol persen, dan seluruh masyarakat terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan serta Kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan produktivitas tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga menciptakan lingkungan usaha yang sehat dan berdaya saing. Pemerintah akan terus memperkuat kerja sama dengan sektor swasta agar pertumbuhan ekonomi di Sukabumi semakin inklusif.
Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, menyebut bahwa bimtek ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT). Pada 2024, angka TPT masih tercatat sebesar 8,3 persen.
“Kegiatan ini akan berdampak luas, terutama terhadap kesejahteraan tenaga kerja dan perkembangan perusahaan,” kata Punjul.
Menurutnya, jika perusahaan berkembang, mereka bisa membuka lapangan kerja baru dan menekan angka pengangguran.
Disnaker terus berupaya menurunkan tingkat pengangguran melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya dengan bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) guna meningkatkan keterampilan calon tenaga kerja dan mendorong mereka untuk berkarier hingga ke luar negeri.
Selain itu, Disnaker juga sedang mengupayakan reaktivasi Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat pelatihan berbasis keterampilan yang lebih fokus dan terarah.
Punjul optimistis langkah ini akan memperkuat kualitas tenaga kerja lokal.
Melalui bimtek ini, Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan dunia usaha menjadi lebih kompetitif. Dengan tenaga kerja yang terampil dan produktif, daerah diharapkan mampu menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.






