Ashjabbar dan Niwa Parahita Terpilih Jadi Wajah Baru Pemuda Jakarta di Ajang Duta Pora 2025

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 5 Oktober 2025 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ashjabbar dan Niwa Parahita Terpilih Jadi Wajah Baru Pemuda Jakarta di Ajang Duta Pora 2025 (Istimewa)

Ashjabbar dan Niwa Parahita Terpilih Jadi Wajah Baru Pemuda Jakarta di Ajang Duta Pora 2025 (Istimewa)

Semangat muda dan kepemimpinan inspiratif kembali mewarnai panggung malam final Duta Pemuda dan Olahraga (Duta Pora) DKI Jakarta 2025 yang digelar di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (3/10/2025).

Dari 32 finalis terbaik, dua nama akhirnya menonjol di antara sorotan: Ashjabbar Uliandi Putra dan Niwa Parahita Wardana, yang dinobatkan sebagai Duta Pora DKI Jakarta tahun ini.

Keduanya dinilai berhasil memadukan kecerdasan, jiwa sosial, dan kemampuan komunikasi publik yang kuat kualitas yang merepresentasikan wajah baru generasi muda ibu kota.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Andri Yansyah, Duta Pora bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk melahirkan agen perubahan.
Ia menegaskan, figur yang terpilih diharapkan mampu membawa semangat positif, terutama dalam mendorong anak muda hidup sehat, berdaya, dan aktif berolahraga.

Baca Juga :  Warga Antusias Ikuti Baksos Sehat Bersama Bupati Lucky Hakim di Cikedung

“Duta Pora juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan pemuda,” kata Andri saat ditemui usai kegiatan, Minggu (5/10).

Andri menilai, untuk mencapai posisi ini para peserta harus melewati proses seleksi yang ketat dan panjang — mulai dari administrasi, psikotes, wawancara, hingga penilaian kepemimpinan.

“Tidak mudah terpilih. Mereka harus memiliki prestasi, wawasan luas, komunikasi baik, dan jiwa kepemimpinan yang kuat,” jelasnya.

Ajang Duta Pora tahun ini menghadirkan finalis dengan latar belakang yang sangat beragam — mulai dari atlet, pengusaha muda, influencer digital, desainer grafis, hingga pegiat sosial.
Keberagaman itu, kata Andri, menjadi bukti bahwa potensi pemuda Jakarta tidak terbatas pada satu bidang saja.

“Program ini memberi ruang bagi para finalis untuk membangun jejaring, mengasah kepemimpinan, dan berkontribusi nyata di bidang kepemudaan serta olahraga,” ungkapnya.

Baca Juga :  Komunitas Sungai Cipinang Didorong Jadi Penggerak Kebersihan dan Edukasi Lingkungan

Ia menambahkan, Duta Pora diharapkan menjadi wadah kolaboratif antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat agar tercipta ekosistem pemuda yang progresif dan inklusif.

Dalam kesempatan yang sama, Andri menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah berjuang dan menunjukkan semangat positif selama proses seleksi.
Menurutnya, keberadaan Duta Pora memberi nilai tambah bagi Dispora DKI karena membawa ide-ide segar dalam mengembangkan program kepemudaan.

“Saya memandang penting agar pemilihan Duta Pora terus dilaksanakan setiap tahun, karena dampaknya nyata dan positif bagi organisasi maupun pemerintah daerah,” ujarnya.

Lebih jauh, ia berharap para pemenang dan finalis dapat terus menjadi teladan bagi anak muda Jakarta baik dalam disiplin, etika, maupun semangat berkontribusi untuk masyarakat.

“Besar harapan saya, talenta yang dimiliki para finalis bisa memberi warna baru bagi pengembangan kepemudaan dan olahraga di Jakarta,” tutur Andri.

Baca Juga :  TMMD ke-126 di Serang Baru, TNI dan Pemkab Bekasi Bersinergi Bangun Desa Nagacipta

Seluruh tahapan pemilihan Duta Pora dilakukan secara terbuka dan profesional. Proses penjurian melibatkan berbagai pihak seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), psikolog, Ikatan Duta Pora Jakarta, Lembaga Kesenian Betawi, hingga praktisi independen.
Penilaian difokuskan pada aspek kepribadian, kemampuan komunikasi, dan ide gagasan untuk pembangunan pemuda di Jakarta.

Terpilihnya Ashjabbar dan Niwa menandai munculnya generasi muda yang siap menjadi inspirasi baru. Mereka diharapkan bukan hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga teladan nyata dalam menggerakkan pemuda untuk hidup sehat, berdaya, dan cinta olahraga.

“Duta Pora diharapkan terus membawa semangat positif dan menjadi motor penggerak dalam membangun masyarakat Jakarta yang sehat dan berkarakter,” tutup Andri.

Berita Terkait

Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran
Liburan Akhir Tahun, 5 Tempat Wisata Semarang Tawarkan Alam Hingga Edukasi
Keracunan 134 Siswa, Pengawasan Program MBG di Sumut Diperketat
Cimahi Bentuk UPTD Baru Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Rp590 Miliar
800 Ribu UMKM Ikuti Akad Massal KUR, Dorong Peningkatan Usaha
Penindakan ETLE Jatim Naik 307 Persen, Kakorlantas Target 1.000 Kamera
Pengelola SPPG Minta Maaf atas Insiden Keracunan Massal di Tulungagung
Hubungan Pemkot dan DPRD Sukabumi Diperkuat Usai Wali Kota Sampaikan Permintaan Maaf
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:43 WIB

Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:57 WIB

Liburan Akhir Tahun, 5 Tempat Wisata Semarang Tawarkan Alam Hingga Edukasi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Keracunan 134 Siswa, Pengawasan Program MBG di Sumut Diperketat

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:51 WIB

Cimahi Bentuk UPTD Baru Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Rp590 Miliar

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:51 WIB

800 Ribu UMKM Ikuti Akad Massal KUR, Dorong Peningkatan Usaha

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!