Warga Dusun Kenduruhan, Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati, akhirnya bisa menikmati suplai air bersih setelah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menurunkan dua unit tangki air ke wilayah mereka yang dilanda kekeringan selama berminggu-minggu.
Langkah cepat ini menjadi bentuk tanggap darurat atas laporan masyarakat yang mengalami krisis air akibat kemarau panjang.
Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris, menuturkan bahwa pasokan air bersih dikirim pada Sabtu (11/10/2025) pagi dan langsung disalurkan ke rumah-rumah warga.
“Dua tangki air bersih kami kirimkan agar kebutuhan air harian warga segera terpenuhi,” ujarnya.
Setiap tangki membawa sekitar 5.000 liter air, cukup untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak sementara waktu.
Warga menyambut bantuan tersebut dengan rasa syukur. Sejumlah ibu rumah tangga terlihat menenteng ember dan jeriken, bergantian mengisi air dari mobil tangki yang parkir di pinggir jalan desa.
“Kami sudah beberapa hari kesulitan air. Alhamdulillah sekarang bisa mandi dan masak lagi,” kata Siti Aminah, salah satu warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut bahwa wilayah Grati termasuk zona rawan kekeringan setiap musim kemarau. Sumber air dari sumur warga mulai mengering, sementara jaringan PDAM belum menjangkau seluruh wilayah perkampungan.
Menurut Ridwan Harris, distribusi air bersih akan terus dilakukan secara berkala hingga kondisi normal kembali.
“Kami sudah menyiapkan jadwal pengiriman berikutnya, termasuk pemantauan ke beberapa dusun yang juga mulai kekeringan,” jelasnya.
Bupati Pasuruan Irfan Zainul Abidin memuji respons cepat BPBD dalam mengatasi kekeringan di daerah rawan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan tanggap darurat bagi warga terdampak bencana.
“Musim kemarau tahun ini cukup ekstrem, jadi kami pastikan setiap laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti,” katanya.
Selain mengirim bantuan air, pemerintah juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara hemat dan menjaga sumber mata air di sekitar kawasan Grati.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang agar kekeringan serupa tidak kembali terjadi di tahun-tahun mendatang.






