Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melakukan perombakan jabatan pejabat eselon II sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan.
Sebanyak 12 pejabat tinggi pratama resmi dilantik oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana, didampingi Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira, di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jumat (10/10/2025).
Dalam arahannya, Ngatiyana menekankan pentingnya pelantikan ini sebagai momentum memperkuat komitmen pelayanan publik dan profesionalisme ASN.
“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Jadikan rotasi ini sebagai kesempatan untuk berkarya, memperkuat birokrasi yang adaptif dan terpercaya,” ujarnya.
Ia menegaskan, proses rotasi dan mutasi dilakukan berdasarkan hasil uji kompetensi yang diikuti 22 peserta. Dari hasil tersebut, 12 pejabat ditempatkan di posisi baru, sementara lainnya tetap pada jabatan sebelumnya sesuai dengan kinerja dan rekam jejak profesional.
Ngatiyana memastikan tidak ada unsur transaksional dalam proses ini.
“Rotasi dilakukan secara objektif dan transparan. Penilaian sepenuhnya berdasarkan kompetensi, bukan karena kedekatan atau imbalan. Tidak ada yang menggunakan uang, semua karena prestasi,” tegasnya.
Proses seleksi, lanjutnya, melibatkan tim independen dari kalangan akademisi guna menjamin integritas hasil penilaian.
Perombakan ini juga disebut sebagai bagian dari penataan organisasi dan penyegaran kinerja perangkat daerah agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ngatiyana berharap para pejabat baru dapat mempercepat pencapaian program prioritas pembangunan yang telah disusun bersama Wakil Wali Kota Adhitia.
Berikut daftar pejabat yang mengalami rotasi jabatan di lingkungan Pemkot Cimahi:
-
Achmad Nuryana – dari Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga menjadi Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan
-
Hendra Gunawan – dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
-
Mochammad Ronny – dari Kepala Badan Pengelola Pendapatan menjadi Asisten Administrasi Umum
-
Budi Raharja – dari Asisten Ekonomi dan Pembangunan menjadi Sekretaris DPRD
-
Totong Solehudin – dari Sekretaris DPRD menjadi Kepala Dinas Sosial
-
Ahmad Saepulloh – dari Kepala Dinas Sosial menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
-
Endang – dari Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman menjadi Kepala Dinas Perhubungan
-
Dani Bastiani – dari Kepala Dinas Arsip Daerah menjadi Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga
-
Mardi Santoso – dari Kepala Kesbangpol menjadi Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah
-
Ruswanto – dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Staf Ahli Keuangan dan SDM
-
Sukwanto Gamalyono – dari Dirut RSUD Cibabat menjadi Staf Ahli Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
-
Teddy Setiadi – dari Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan
Ngatiyana menutup sambutannya dengan ajakan agar seluruh pejabat yang baru dilantik bekerja sinergis, menjaga integritas, dan menjadi teladan bagi ASN lainnya.
“Kita harus membangun birokrasi yang kuat dan bersih. Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah dimulai dari integritas aparatur di dalamnya,” tutupnya.






