Pemkab Bogor Gunakan Skema CSR untuk Bangun Ulang Puskesmas Citeureup Pascakebakaran

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 9 Oktober 2025 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Bogor Gunakan Skema CSR untuk Bangun Ulang Puskesmas Citeureup Pascakebakaran

Pemkab Bogor Gunakan Skema CSR untuk Bangun Ulang Puskesmas Citeureup Pascakebakaran

Setelah kebakaran yang melanda Puskesmas Citeureup, Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat memastikan layanan kesehatan masyarakat dapat kembali berjalan. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, turun langsung meninjau kondisi bangunan bersama tim ahli pada Kamis (9/10/2025) guna menilai kelayakan struktur dan menentukan langkah rekonstruksi.

Dalam kunjungannya, Ajat menjelaskan bahwa pemerintah sedang mengkaji dua opsi: apakah bangunan perlu dibongkar total atau cukup dilakukan perbaikan sebagian.

“Saya datang bersama tim ahli bangunan untuk memastikan kondisi gedung. Jika masih memungkinkan secara struktur, tentu akan diperbaiki tanpa perlu dibongkar seluruhnya,” jelasnya.

Selain pemeriksaan teknis, Pemkab Bogor juga tengah menyiapkan pendanaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor swasta. Langkah ini ditempuh agar proses pembangunan dapat segera dimulai tanpa menunggu alokasi APBD.

“Insya Allah ada pihak yang bersedia membantu melalui CSR. Saat ini kita hitung dulu kebutuhannya, termasuk penyesuaian arsitektur, struktur, serta sistem mekanikal dan elektrikal,” ujarnya.

Baca Juga :  Disdukcapil Cimahi Luncurkan “Jebol Bawa Tas” untuk Permudah Perekaman KTP-el Warga Rentan

Ajat menambahkan bahwa tim Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) kini tengah menyusun kajian teknis. Hasil kajian diharapkan rampung dalam waktu dekat agar perbaikan bisa segera dilakukan.

“Harapannya minggu depan sudah ada keputusan. Kalau sudah, kita bisa langsung mulai, karena dananya dari CSR, bukan APBD,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah memastikan layanan kesehatan masyarakat kembali beroperasi sesegera mungkin.

“Yang terpenting, gedung ini segera bisa digunakan kembali untuk melayani warga. Masyarakat sangat membutuhkan keberadaan puskesmas ini,” pungkas Ajat Rochmat Jatnika.

Berita Terkait

Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran
Liburan Akhir Tahun, 5 Tempat Wisata Semarang Tawarkan Alam Hingga Edukasi
Keracunan 134 Siswa, Pengawasan Program MBG di Sumut Diperketat
Cimahi Bentuk UPTD Baru Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Rp590 Miliar
800 Ribu UMKM Ikuti Akad Massal KUR, Dorong Peningkatan Usaha
Penindakan ETLE Jatim Naik 307 Persen, Kakorlantas Target 1.000 Kamera
Pengelola SPPG Minta Maaf atas Insiden Keracunan Massal di Tulungagung
Hubungan Pemkot dan DPRD Sukabumi Diperkuat Usai Wali Kota Sampaikan Permintaan Maaf
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:43 WIB

Aksi Main Hakim Sendiri di Surabaya, Maling Motor Dibakar Massa di Jojoran

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:57 WIB

Liburan Akhir Tahun, 5 Tempat Wisata Semarang Tawarkan Alam Hingga Edukasi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Keracunan 134 Siswa, Pengawasan Program MBG di Sumut Diperketat

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:51 WIB

Cimahi Bentuk UPTD Baru Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Rp590 Miliar

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:51 WIB

800 Ribu UMKM Ikuti Akad Massal KUR, Dorong Peningkatan Usaha

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!