PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta kembali menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan terkait pembatalan perjalanan KA 187 Joglosemarkerto. Kereta api dengan relasi Solo Balapan–Semarang Tawang tersebut seharusnya berangkat pada Rabu pagi, 29 Oktober 2025, pukul 05.10 WIB. Keputusan ini diambil menyusul genangan air yang masih merendam jalur Semarang Tawang–Alastua di wilayah kerja Daop 4 Semarang, yang hingga kini terus diupayakan penanganannya oleh tim teknis KAI.
Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, menjelaskan bahwa pertimbangan utama di balik pembatalan ini adalah faktor keselamatan perjalanan. “Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini. Pembatalan dilakukan demi keselamatan pelanggan karena kondisi jalur di wilayah Daop 4 Semarang belum memungkinkan untuk dilalui,” tutur Feni dalam keterangan resminya, Selasa malam, 28 Oktober 2015.
KAI Daop 6 telah proaktif mengirimkan pemberitahuan resmi kepada seluruh penumpang KA Joglosemarkerto yang terdampak. Pemberitahuan tersebut disalurkan melalui SMS dan WhatsApp blast. Para penumpang yang mengalami pembatalan perjalanan berhak mendapatkan pengembalian bea 100 persen, di luar bea pesan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Para pelanggan yang terdampak akan kami layani sesuai prosedur,” tambah Feni. Ia menyebutkan bahwa proses pengembalian dana dapat dilakukan dengan mudah, baik di loket stasiun keberangkatan maupun melalui kanal pembelian tiket yang digunakan sebelumnya.
Manajemen PT KAI, dalam setiap keputusan operasionalnya, selalu menempatkan keselamatan penumpang sebagai prioritas tertinggi. Langkah pembatalan perjalanan ini, meskipun menimbulkan ketidaknyamanan, merupakan bukti nyata dari komitmen tersebut. Tantangan genangan air dan cuaca ekstrem, yang kerap terjadi di beberapa wilayah, menuntut kesigapan dan tindakan preventif demi menjamin perjalanan yang aman bagi seluruh pelanggan. Oleh karena itu, koordinasi antar unit kerja, terutama di daerah rawan bencana, menjadi sangat esensial untuk memitigasi risiko.
Di sisi lain, KAI terus berkoordinasi intensif dengan Daop 4 Semarang dan unit kerja terkait lainnya guna mempercepat proses pemulihan operasional jalur yang tergenang. Pihaknya senantiasa mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan prima kepada penumpang. “Keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan prima tetap menjadi prioritas utama kami. Kami akan terus memperbarui informasi kondisi perjalanan KA melalui Contact Center 121 dan kanal media sosial resmi KAI121,” tegas Feni.
KAI turut mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi terbaru terkait jadwal perjalanan kereta api. Peringatan ini terutama ditujukan bagi pelanggan dengan rute tujuan Semarang dan sekitarnya yang berpotensi terdampak kondisi cuaca ekstrem serta genangan air pada jalur rel. Sehari sebelumnya, tepatnya Selasa, 28 Oktober 2025, Daop 6 Yogyakarta juga telah membatalkan perjalanan KA Banyubiru Ekspres relasi Solo Balapan–Semarang Tawang. Pembatalan tersebut merupakan akibat dari genangan air yang melanda jalur Semarang Tawang–Alastua, yang juga berada dalam wilayah kerja Daop 4 Semarang.






