Strategi Jitu! IHSG 27 Oktober 2025: Proyeksi & Saham Pilihan

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 26 Oktober 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Strategi Jitu! IHSG 27 Oktober 2025: Proyeksi & Saham Pilihan

Strategi Jitu! IHSG 27 Oktober 2025: Proyeksi & Saham Pilihan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan signifikan sebesar 4,5% sepanjang pekan ini. Proyeksi pasar menunjukkan bahwa laju indeks diperkirakan akan melanjutkan tren positifnya pada pekan mendatang, didukung oleh serangkaian katalis penting baik dari ranah global maupun domestik. Investor kini menantikan arah pergerakan pasar saham yang semakin dinamis.

Menurut Herditya Wicaksana, Analis dari MNC Sekuritas, pergerakan IHSG memang diwarnai oleh berbagai sentimen. Faktor-faktor tersebut meliputi rilis data suku bunga dan industri dari China, keputusan moneter yang akan diambil oleh Bank Indonesia (BI), hingga pengumuman kinerja emiten untuk kuartal III-2025. Herditya menuturkan kepada Kontan pada Jumat (24/10/2025), “Melemahnya nilai tukar rupiah (terhadap dolar Amerika Serikat) dan harga emas dunia juga turut memengaruhi.”

Senada, Oktavianus Audi, VP Equity Retail Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, menambahkan bahwa meredanya ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China turut berperan dalam laju IHSG. Kondisi ini secara langsung mendorong aksi beli bersih oleh investor asing yang mencapai Rp 6,13 triliun di seluruh perdagangan, menjadi katalis positif tambahan bagi pasar. Emiten-emiten yang telah merilis kinerja juga memperlihatkan pertumbuhan yang tangguh. Sebagai contoh, laba bersih PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat naik 5,7% secara tahunan, sementara PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengalami peningkatan sebesar 10,8% secara tahunan.

Baca Juga :  Laba Telkom Anjlok! Analis Ungkap Peluang Investasi TLKM

Di sisi lain, Alrich Paskalis Tambolang, Equity Research Analyst dari Phintraco Sekuritas, mengimbuhkan bahwa ekspektasi pasar akan penurunan suku bunga oleh bank sentral AS, The Federal Reserve, pada pekan depan juga menjadi dorongan positif bagi IHSG. Investor juga menaruh harapan besar terhadap terealisasinya pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang diharapkan mampu meredakan ketegangan hubungan dagang kedua negara adidaya tersebut. “Selain itu, investor juga optimis dengan *earning season* kuartal III-2025 dan membaiknya perekonomian domestik pada kuartal IV-2025,” tambah Alrich.

Perpaduan sentimen dari dalam dan luar negeri ini menciptakan lanskap investasi yang dinamis dan penuh antisipasi. Di satu sisi, investor mencermati kinerja emiten domestik yang tangguh di tengah tantangan, sementara di sisi lain, mereka juga menaruh harapan besar pada sinyal pelonggaran moneter global yang berpotensi memicu aliran dana masuk, serta meredanya ketegangan geopolitik yang selalu menjadi bayang-bayang ketidakpastian. Keseimbangan antara faktor-faktor makroekonomi dan geostrategis ini menjadi kunci penentu arah pergerakan pasar saham ke depan, mencerminkan bagaimana sentimen pasar berinteraksi kompleks dengan realitas ekonomi global.

Baca Juga :  Rachel Zegler: Fakta Menarik & Kontroversi Snow White Terungkap!

Untuk pekan mendatang, fokus utama pasar akan tertuju pada pertemuan The Fed, yang berdasarkan konsensus diperkirakan akan kembali menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin, menjadi 4%. Selain itu, pasar juga akan mencermati pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Xi di Korea Selatan, yang dijadwalkan pada Kamis, 30 Oktober 2025. Sebelum agenda tersebut, pasar akan menanti hasil pertemuan antara Menteri Keuangan AS dengan wakil Perdana Menteri China yang dijadwalkan pada Sabtu (25/10/2025) dan Minggu (26/10/2025) di Malaysia. Namun demikian, Audi dan Herditya mengingatkan bahwa pelemahan rupiah terhadap dolar AS serta harga komoditas emas yang masih rawan tertekan juga akan turut mengiringi laju IHSG pada pekan depan.

Rekomendasi Saham

Audi memproyeksikan IHSG akan bergerak pada level *support* 8.271 dan *resistance* 8.302. Sementara itu, Herditya memperkirakan IHSG akan berayun dalam rentang 8.220-8.320. Secara teknikal, Alrich melihat IHSG telah membentuk *candlestick shooting star*, yang mengindikasikan adanya potensi koreksi. Selain itu, *Stochastic RSI* berpotensi membentuk *Death Cross* di area *pivot*. Oleh karena itu, Alrich memperkirakan IHSG berpotensi menguji level *support* 8.200 dan *resistance* 8.300 pada pekan depan.

Baca Juga :  Mitratel Cetak Laba Fantastis Rp 1,54 Triliun! Investor Sumringah

Dengan sentimen-sentimen yang ada, Alrich merekomendasikan saham RAJA, JSMR, PNLF, INTP, AUTO, dan ESSA untuk perdagangan Senin (27/10/2025). Sementara itu, Audi memberikan rekomendasi *trading buy* untuk saham INET dengan *support* Rp 270 dan *resistance* Rp 316. Ia juga menyarankan *speculative buy* untuk saham DATA dengan *support* Rp 5.000 dan *resistance* Rp 6.400. Herditya menyarankan investor untuk mempertimbangkan saham BBTN pada rentang *support* dan *resistance* Rp 1.250-1.275, ESSA pada Rp 640-665, dan MEDC pada Rp 1.435-1.555.

Berita Terkait

Ekonomi Terancam? LPEM UI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan!
Banding FAM Ditolak FIFA: Pengacara Top Pun Terkejut!
LQ45: Analisis Harga, Kinerja, dan Rekomendasi Saham Terbaru
Buyback Emas Antam Melonjak! Ini Waktu yang Tepat untuk Jual?
Laba Telkom Anjlok! Analis Ungkap Peluang Investasi TLKM
Emas Tertekan: The Fed Bikin Harga Emas Goyah?
Likuiditas BI Mengalir: Inflasi Mengintai?
Likuiditas BI & Purbaya: Inflasi Mengintai?

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 07:37 WIB

Ekonomi Terancam? LPEM UI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan!

Selasa, 4 November 2025 - 01:21 WIB

Banding FAM Ditolak FIFA: Pengacara Top Pun Terkejut!

Senin, 3 November 2025 - 00:48 WIB

LQ45: Analisis Harga, Kinerja, dan Rekomendasi Saham Terbaru

Minggu, 2 November 2025 - 05:40 WIB

Buyback Emas Antam Melonjak! Ini Waktu yang Tepat untuk Jual?

Sabtu, 1 November 2025 - 09:37 WIB

Laba Telkom Anjlok! Analis Ungkap Peluang Investasi TLKM

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!