Singkong E10: Pemerintah Siapkan 1 Juta Hektare Lahan Pertanian

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkong E10: Pemerintah Siapkan 1 Juta Hektare Lahan Pertanian

Singkong E10: Pemerintah Siapkan 1 Juta Hektare Lahan Pertanian

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan penanaman singkong di lahan seluas satu juta hektare untuk mendukung program bioetanol 10 persen atau E10 pada produk bahan bakar minyak (BBM). Ambisi besar ini disampaikan Amran dalam sebuah konferensi pers di Graha Mandiri, Jakarta, pada Selasa, 21 Oktober 2025, menandai langkah pemerintah dalam diversifikasi sumber energi.

Amran menjelaskan bahwa persiapan lahan satu juta hektare untuk ubi kayu atau singkong sudah ada dan siap digarap. Ia menuturkan, program cetak tanam singkong ini akan dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. Kendati demikian, rincian lokasi spesifik masih menunggu data lebih lanjut dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, guna memastikan kesesuaian agro-iklim.

Selain singkong, Amran juga mengungkapkan rencana cetak sawah seluas 400 ribu hektare untuk tanaman tebu pada tahun depan. Tanaman tebu, serupa dengan singkong, akan menjadi bahan baku penting dalam produksi etanol. Proyek raksasa ini mencakup sejumlah area *food estate* di Papua, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatra Selatan. Amran memperkirakan kebutuhan anggaran untuk program cetak lahan ratusan ribu hektare ini bisa mencapai Rp 10 triliun.

Baca Juga :  Tragedi Thailand: Pemain Malaysia Habisi Nyawa dengan 18 Tembakan!

Langkah strategis pemerintah dalam mengembangkan bioetanol dari singkong dan tebu ini menunjukkan komitmen serius terhadap ketahanan energi nasional dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Diversifikasi bahan baku ini bukan hanya bertujuan untuk menjamin pasokan etanol yang stabil, melainkan juga untuk membuka peluang ekonomi baru bagi petani di berbagai daerah. Ini adalah investasi jangka panjang yang diharapkan dapat memberikan dampak ganda: lingkungan yang lebih bersih dan peningkatan kesejahteraan masyarakat petani.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyambut baik inisiatif ini, meyakini bahwa proyek E10 dapat mendongkrak produksi singkong dan meningkatkan pendapatan petani secara signifikan. Ia memperkirakan setiap hektare lahan singkong berpotensi memberikan penghasilan hingga Rp 80 juta per tahun kepada petani. Menurutnya, daya serap singkong yang tinggi untuk produksi etanol akan mengerek nilai jual komoditas tersebut di pasaran hingga Rp 1.500 per kilogram. Politikus Partai Amanat Nasional itu menegaskan, “Karena semua berharga dan semua akan memberikan penghasilan.”

Baca Juga :  16 Kandidat DEN Prabowo: DPR Segera Verifikasi?

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, seperti dikutip dari Antara, menyampaikan bahwa pihaknya tengah merampungkan peta jalan atau *roadmap* untuk implementasi E10. Rencana pengembangan E10 ini terinspirasi dari keberhasilan pemerintah mengimplementasikan biodiesel, yang dimulai dari B10 (campuran 10 persen minyak mentah sawit atau CPO dengan 90 persen solar) dan kini telah berkembang hingga B40. Bahkan, pemerintah menargetkan implementasi B50 pada tahun 2026. Bahlil menjelaskan bahwa implementasi E10 masih menunggu kesiapan pabrik etanol, baik yang berbasis tebu maupun singkong.

Berita Terkait

Gubernur Riau Kena OTT KPK Usai APBD Tunda Bayar?
Tragedi Thailand: Pemain Malaysia Habisi Nyawa dengan 18 Tembakan!
Onad Rindu Anak: Empat Hari di Balik Jeruji Narkoba
Onad Positif Narkoba: Apa Dampaknya Bagi Keluarga dan Kariernya?
Dasco Bereaksi: Budi Arie Gabung Gerindra, Apa Dampaknya?
Onadio Leonardo Diciduk Polisi, Ganja Jadi Barang Bukti
Onadio Leonardo Terjerat Narkoba: Karir di Ujung Tanduk?
Vaksin Influenza Belum Gratis, Kemenkes Kaji Masuk Program Imunisasi Nasional

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 08:01 WIB

Gubernur Riau Kena OTT KPK Usai APBD Tunda Bayar?

Selasa, 4 November 2025 - 00:34 WIB

Tragedi Thailand: Pemain Malaysia Habisi Nyawa dengan 18 Tembakan!

Senin, 3 November 2025 - 19:31 WIB

Onad Rindu Anak: Empat Hari di Balik Jeruji Narkoba

Minggu, 2 November 2025 - 05:12 WIB

Onad Positif Narkoba: Apa Dampaknya Bagi Keluarga dan Kariernya?

Sabtu, 1 November 2025 - 21:16 WIB

Dasco Bereaksi: Budi Arie Gabung Gerindra, Apa Dampaknya?

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!