QRIS Makin Jaya: Generasi Muda Pendorong Utama Digitalisasi Keuangan?

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 2 November 2025 - 04:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QRIS Makin Jaya: Generasi Muda Pendorong Utama Digitalisasi Keuangan?

QRIS Makin Jaya: Generasi Muda Pendorong Utama Digitalisasi Keuangan?

Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa generasi muda kini menjadi pendorong utama adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di tanah air. Data per Juli 2025 menunjukkan bahwa Gen Z menyumbang hampir 28% dari total pengguna, sementara kelompok milenial menyusul dengan kontribusi sekitar 26%. Informasi ini terungkap dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2025 yang mengusung tema “Sinergi dan Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia”, sebuah ajang penting yang mempertemukan regulator, pelaku industri, dan pegiat ekosistem digital.

Pertumbuhan transaksi QRIS mencapai angka fantastis, yakni 162,7% secara tahunan, sebuah indikator jelas bahwa metode pembayaran ini telah berevolusi dari sekadar alternatif menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup anak muda. QRIS kini dimanfaatkan untuk beragam keperluan, mulai dari transportasi, pemesanan makanan, belanja daring, hingga berbagai jenis pembayaran sehari-hari.

Pada sesi diskusi di Jakarta, Jumat (31/10), Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan bahwa dalam lima tahun terakhir, Indonesia menjadi salah satu negara dengan akselerasi ekonomi keuangan digital tercepat di dunia. Perry menegaskan, “Sekarang, QRIS digunakan hampir 60 juta pengguna, dengan lebih dari 40 juta merchant, yang sebagian besar UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah). QRIS bisa disebut sebagai simbol kedaulatan negara.”

Baca Juga :  Perang Dagang AS-China Menghantam IHSG, Investor Panik?

Secara keseluruhan, transaksi digital yang mencakup layanan perbankan daring dan seluler, termasuk penggunaan QRIS, telah mencapai 13 miliar transaksi dengan nilai akumulatif yang mendekati Rp60 ribu triliun. Angka ini menggambarkan betapa masifnya pergeseran menuju ekosistem tanpa uang tunai. Oleh karena itu, Perry mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk terus bersinergi dalam memajukan sistem pembayaran digital dan digitalisasi keuangan di Indonesia.

Di sisi lain, adopsi QRIS yang masif di kalangan generasi muda tidak hanya mencerminkan adaptasi teknologi yang cepat, tetapi juga menandakan keberhasilan sinergi antara kebijakan regulator dan inovasi sektor swasta. Ini menunjukkan bahwa upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem pembayaran digital yang inklusif, seperti yang dicanangkan Bank Indonesia, menemukan resonansi kuat di kalangan masyarakat, khususnya mereka yang tumbuh dalam era digital, yang secara alami cenderung mencari solusi praktis dan efisien.

Baca Juga :  EBITDA GOTO Naik! Analis Ungkap Dampak Positifnya ke Pasar

Chief Operating Officer OVO, Eddie Martono, menyampaikan dukungan perusahaan terhadap inisiatif BI untuk memperluas adopsi QRIS pada berbagai layanan on-demand. Bersama Grab Indonesia, OVO berkomitmen memperkuat ekosistem pembayaran digital. Martono menjelaskan bahwa integrasi QRIS pada aplikasi Grab memberikan dampak nyata; pengguna cukup memindai kode QRIS yang ditampilkan mitra pengemudi, sehingga mempermudah akses pembayaran digital yang lebih luas.

Sejak diluncurkan pada tahun 2025, Eddie menambahkan, jutaan pengguna setiap bulan telah bertransaksi menggunakan QRIS di seluruh ekosistem Grab, mencakup layanan GrabBike, GrabCar, GrabFood, hingga GrabMart. Meskipun demikian, semua layanan Grab tetap menyediakan beragam pilihan alat pembayaran lain, agar pengguna dapat memilih preferensi yang paling sesuai dengan kebutuhan sehari-hari mereka.

Martono menyebutkan salah satu alat pembayaran yang sangat diminati adalah “rek-wallet” OVO Nabung by Superbank, sebuah layanan inovatif yang berhasil menggabungkan fungsi rekening tabungan dengan fleksibilitas dompet digital. Saldo yang tersimpan dalam rek-wallet ini tidak hanya dapat digunakan untuk bertransaksi harian, melainkan juga secara otomatis mendapatkan bunga tabungan layaknya rekening bank konvensional.

Baca Juga :  IHSG Bergolak: Peluang atau Ancaman Bagi Investor?

Dengan tawaran bunga kompetitif sebesar 5% per tahun, tanpa batasan saldo minimum maupun biaya administrasi, rek-wallet OVO Nabung by Superbank memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengelola keuangan mereka secara efisien. Layanan ini bahkan didukung oleh PT Super Bank Indonesia yang telah berizin OJK dan menjadi peserta penjaminan LPS, menjamin keamanan dan kepercayaan pengguna.

Dalam kurun waktu hanya lima bulan sejak peluncurannya pada Mei 2025, rek-wallet OVO Nabung telah dipercaya oleh lebih dari satu juta pengguna. Pencapaian ini menjadi bukti konkret bahwa masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mendambakan solusi keuangan yang praktis, aman, dan mampu memberikan nilai tambah dalam setiap transaksi dan pengelolaan dana mereka.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!