Perpusnas Dorong Pengarusutamaan Naskah Nusantara agar Tak Tersisih

Avatar photo

- Penulis Berita

Rabu, 15 Oktober 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) E Aminudin Azis

Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) E Aminudin Azis

Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) E Aminudin Azis menekankan pentingnya mengarusutamakan Naskah Nusantara agar tidak tersisih dari arus utama pengetahuan dan kebudayaan bangsa.

“Naskah Nusantara ibarat sungai yang mengalir dari hulu ke hilir. Hulunya adalah manuskrip yang ditulis leluhur kita, hilirnya adalah pemahaman generasi kini dan mendatang. Tugas kita semua adalah memastikan aliran sungai ini tidak terputus hingga samudra kesadaran kolektif bangsa Indonesia,” ujar Aminudin dalam keterangan pers, Rabu.

Ia menjelaskan, pengarusutamaan Naskah Nusantara menjadi salah satu dari tiga program prioritas Perpusnas, bersama penguatan budaya baca dan standardisasi perpustakaan di seluruh Indonesia. Program ini menjadikan Perpusnas sebagai rumah kedua bagi para filolog dan peneliti naskah. “Bagi kami, urusan naskah ini bisa disebut sepertiga dari tugas utama Perpusnas,” katanya.

“Upaya ini, menurut Aminudin, bukan hanya menjaga warisan literasi lama, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat kebudayaan tulis yang kaya dan beragam. Setiap naskah menjadi bukti bahwa bangsa ini memiliki peradaban pengetahuan yang tinggi jauh sebelum era modern,” katanya.

Baca Juga :  Diskon Natal Tahun Baru: Purbaya Sahkan Aturan Tiket Pesawat Murah

Sebagai contoh, ia menyinggung perjalanan naskah Babad Diponegoro yang menjadi bagian dari UNESCO Memory of the World sejak 2013 dan direstorasi pada 2019 melalui kolaborasi internasional. Perpusnas memanfaatkan momentum 200 tahun Perang Jawa 2025 untuk menghidupkan kembali nilai perjuangan Diponegoro melalui pameran, penerbitan ulang, digitalisasi di portal Khastara, pementasan teater, hingga komik anak Diponegoro Series. Rencananya, komik tersebut akan disalurkan ke 6.500 perpustakaan desa dan taman bacaan masyarakat serta tersedia gratis di aplikasi iPusnas.

Aminudin menegaskan, keberhasilan pengarusutamaan naskah bergantung pada dukungan ekosistem pernaskahan, kebijakan anggaran, serta keberpihakan negara terhadap literasi dan kebudayaan. Pernyataannya disampaikan dalam Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX di Auditorium Perpusnas Jakarta, yang juga menghadirkan penyerahan sertifikat Naskah Ingatan Kolektif Nasional (IKON) 2025 dan penampilan seni bertema manuskrip Nusantara.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!