IHSG Anjlok: Analis Ungkap Dampak dan Strategi Investasi!

Avatar photo

- Penulis Berita

Rabu, 15 Oktober 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Anjlok: Analis Ungkap Dampak dan Strategi Investasi!

IHSG Anjlok: Analis Ungkap Dampak dan Strategi Investasi!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan kinerja negatif di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (15/10), memperpanjang tren koreksi selama dua hari berturut-turut. Pada akhir perdagangan hari ini, IHSG ditutup melemah 0,19% ke level 8.051,17. Pelemahan ini melanjutkan koreksi signifikan sehari sebelumnya, di mana indeks terkoreksi 1,95% dan mengakhiri perdagangan di level 8.066,52.

Menurut Analis Panin Sekuritas, Cliff Nathaniel, penurunan IHSG pada perdagangan sebelumnya sebagian besar dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran akan eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Ketegangan ini semakin memanas setelah Tiongkok menyatakan kesiapannya untuk “bertarung hingga akhir” apabila AS terus melanjutkan upaya perang dagang.

Cliff mengungkapkan kepada Kontan, Rabu (15/10), bahwa, “Hal tersebut juga didukung oleh China yang mulai memungut biaya pelabuhan khusus terhadap kapal yang dimiliki, dioperasikan, atau dibangun di Amerika Serikat.” Langkah Tiongkok ini kian memperkuat sinyal adanya friksi dagang yang mendalam antara kedua ekonomi terbesar dunia tersebut.

Baca Juga :  Emas Antam Sentuh Rekor Tertinggi, Investor Bersiap?

Di sisi lain, pergerakan IHSG juga tertekan oleh faktor domestik. Keputusan BEI yang sedang mempersiapkan penyesuaian ketentuan minimum *free float* menjadi katalis negatif, terutama bagi saham-saham konglomerasi. Emiten-emiten ini umumnya memiliki tingkat *free float* yang rendah, sehingga penyesuaian ketentuan tersebut berpotensi menimbulkan tekanan jual.

Sentimen serupa masih mewarnai perdagangan hari ini, di mana pasar tetap diselimuti kekhawatiran dan memilih sikap menanti (wait and see) terkait eskalasi tensi dagang. Ancaman baru dari Presiden AS Donald Trump juga menambah daftar panjang kekhawatiran. Trump mengancam Tiongkok dengan embargo produk minyak masak atau larangan perdagangan, menyusul tidak adanya pembelian kedelai dari AS oleh Tiongkok dalam beberapa bulan terakhir. Padahal, Tiongkok sebelumnya dikenal sebagai salah satu pembeli utama komoditas kedelai dari AS.

Namun, di tengah gelombang sentimen negatif, ada sedikit “angin segar” yang datang. Cliff menuturkan, “Namun demikian, angin segar datang dari pernyataan Jerome Powell yang memberi indikasi adanya ruang untuk memangkas suku bunga di pertemuan The Fed bulan ini.” Pernyataan dari Ketua The Fed ini diharapkan dapat sedikit meredakan kekhawatiran investor global.

Baca Juga :  Listrik Menyala: 1.285 Desa Terangi Indonesia pada 2025

Menyikapi kondisi pasar yang bergejolak, Cliff menyarankan agar para investor saat ini lebih memperketat manajemen keuangan mereka. Selain itu, ia menekankan pentingnya untuk kembali memfokuskan perhatian pada narasi (story) serta fundamental emiten-emiten yang ada dalam portofolio investasi. “Ini mengingat kondisi ketidakpastian tensi dagang yang mulai meningkat, melemahnya nilai tukar rupiah, dan IHSG yang berpotensi koreksi pasca kenaikan signifikan dalam beberapa bulan ini,” paparnya.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!