Danantara Investasi di 7 Proyek Sampah Jadi Listrik: Dampak Positif?

Avatar photo

- Penulis Berita

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 03:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danantara Investasi di 7 Proyek Sampah Jadi Listrik: Dampak Positif?

Danantara Investasi di 7 Proyek Sampah Jadi Listrik: Dampak Positif?

JAKARTA, KanalHarian.com – Danantara secara resmi akan menjadi pemegang saham utama dalam tujuh proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy (WTE) di seluruh Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan oleh CEO Danantara, Rosan Roeslani, seusai mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025).

Rosan Roeslani menuturkan, keterlibatan Danantara sebagai pemegang saham ini bertujuan untuk memastikan seluruh proyek dapat berjalan dengan lancar dan sesuai target. “Oh iya, iya. Danantara akan menjadi pemegang saham di semua proyek itu ya. Untuk memastikan bahwa proyek itu jalan, jalan dengan baik dan benar,” tegas Rosan. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tersebut menjelaskan, proyek PSEL tidak hanya akan mengolah sampah yang baru masuk, tetapi juga akan menangani timbunan sampah lama.

Teknologi yang diimplementasikan bukan sesuatu yang baru, melainkan teknologi mutakhir yang telah teruji keberhasilannya di berbagai negara maju. “Bukan teknologi baru, ini teknologi yang paling latest (terbaru) teknologi lah, yang dimana sudah dipakai di China, di Jepang, di Singapura, dan di negara-negara lainnya,” imbuh Rosan. Langkah ini diharapkan dapat mentransformasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi lebih bersih dan efisien. “Dan harapannya kayak TPA-TPA nanti yang menjadi lebih bersih. Misalnya, kayak contohnya nanti di Bantargebang, kan ada 55 juta ton pada saat ini. Nanti, itu pun kita akan olah, jadi harapannya nanti itu juga lama-lama menurun dan lama-lama jadi hilang,” tutur Rosan, memberikan gambaran jelas mengenai dampak positif proyek tersebut.

Baca Juga :  Kantongi Restu Pemegang Saham, Paperocks (PPRI) Rombak Jajaran Direksi-Komisaris

Proyek ambisius ini telah menarik perhatian ratusan investor. Rosan menyampaikan bahwa sebanyak 204 investor, baik dari dalam maupun luar negeri, menunjukkan ketertarikan untuk berpartisipasi dalam proses tender WTE atau PSEL yang direncanakan pada November mendatang. “Dan prosesnya ini itu untuk seleksinya dan kita mengharapkan di November. November, ya November pertengahan sudah mulai untuk proses bidding-nya. Dan kita nanti akan melakukan, ya prosesnya kurang lebih sampai awal tahun depan lah ya,” jelasnya mengenai linimasa seleksi.

Danantara, sebagai entitas strategis, memang diamanatkan untuk menarik para investor guna mempercepat realisasi proyek WTE. Namun, Rosan memastikan bahwa proyek vital ini akan tetap berjalan, terlepas dari partisipasi investor. Hal ini didukung oleh kesiapan komprehensif dari berbagai aspek. “Karena, kan semua aturannya sudah jelas gitu ya. Dan tadi sudah diumumkan ada tujuh yang sudah siap tidak hanya dari segi sampah, tapi juga dari segi lahan, dan juga dari segi kesediaan airnya nanti, dan kesediaan listrik,” ungkap Rosan. Selain ketersediaan lahan, air, dan listrik, faktor krusial lainnya adalah jalur distribusi yang memadai dari PT PLN (Persero). “Jadi, itu juga secara komprehensif memang sudah siap untuk dilaksanakan,” tegas Rosan.

Baca Juga :  Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Apa Dampaknya Besok?

Keseluruhan upaya ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam mengatasi masalah sampah perkotaan yang telah lama menjadi tantangan nasional. Dengan keterlibatan langsung Danantara sebagai pemegang saham dan didukung oleh kerangka regulasi yang jelas, Indonesia tidak hanya berupaya mengejar ketertinggalan dalam pengelolaan sampah, tetapi juga membangun fondasi kuat untuk masa depan energi terbarukan. Strategi terpadu ini mencerminkan pendekatan holistik yang diharapkan dapat menciptakan solusi berkelanjutan bagi lingkungan dan perekonomian.

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, merinci tujuh lokasi yang siap untuk melaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek WTE. Ketujuh daerah tersebut meliputi Provinsi Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bogor, Tangerang Raya, Semarang, Bekasi Raya, serta Medan Raya.

Zulhas juga menyoroti bahwa Indonesia sebenarnya telah tertinggal jauh dalam penanganan sampah. Untuk mengejar ketertinggalan ini, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025. Perpres tersebut mengatur tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. “Sampah yang menimbulkan penyakit itu, melalui Imprez itu, sekarang insyaallah akan berubah menjadi energi listrik, akan menjadi lapangan kerja, dan akan menjadi sumber energi yang terbarukan,” pungkas Zulhas, optimistis terhadap masa depan pengelolaan sampah di Indonesia.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!