Harga Emas Dunia Tembus Rekor Baru, Sentuh 4.200 Dollar Akibat Ketegangan AS–China

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 14 Oktober 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas dunia terus meningkat dalam sesi terakhir. Grafik: Kitco

Harga emas dunia terus meningkat dalam sesi terakhir. Grafik: Kitco

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan China kembali memicu lonjakan tajam harga emas global. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, logam mulia tersebut menembus level $4.100 per ounce, sebelum terus menguat hingga mencapai $4.227 pada perdagangan pagi, Senin (14/10).

Menurut data Kitco, harga emas spot melonjak hampir $93 pada penutupan perdagangan 13 Oktober menjadi $4.109 per ounce, mencatat rekor tertinggi baru. Kenaikan ini menandai penguatan berkelanjutan sejak awal tahun, seiring meningkatnya kekhawatiran ekonomi global dan spekulasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).

Lonjakan harga emas terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penerapan tarif impor 100% terhadap barang-barang asal China. Kebijakan tersebut merupakan respons atas langkah Beijing yang memperketat ekspor mineral tanah jarang komponen penting bagi industri teknologi dan militer global.

Baca Juga :  Kantongi Dividen: 4 Emiten Bagikan Interim, Cum Date Oktober 2025

Kondisi ini mendorong investor mencari aset aman seperti emas. Sejak awal 2025, harga logam mulia tersebut telah meningkat 56%, didorong kombinasi faktor ketegangan geopolitik, ekspektasi pelonggaran moneter, dan pembelian besar-besaran oleh bank sentral dunia.

“Harga dapat melanjutkan tren naik. Pada akhir 2026, emas berpotensi menuju $5.000 per ounce,” ujar Phillip Streible, Kepala Strategi Blue Line Futures. Ia menilai permintaan tinggi dari bank sentral, kenaikan minat investor terhadap ETF emas, serta potensi penurunan suku bunga oleh The Fed sebagai pendorong utama reli harga.

Sentimen pasar juga diperkuat oleh ekspektasi hampir pasti bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan ini. Investor memperkirakan kemungkinan pemangkasan mencapai 97%, bahkan 100% untuk sesi Desember.
Emas historisnya menunjukkan performa kuat di tengah lingkungan suku bunga rendah karena biaya peluang kepemilikan aset non-yield menjadi lebih kecil.

Baca Juga :  BUMN20: Peluang Investasi Pasca Rebalancing November 2025?

Beberapa lembaga keuangan besar juga menyesuaikan proyeksi harga mereka.

  • Bank of America dan Societe Generale memprediksi harga emas menembus $5.000 tahun depan.

  • Standard Chartered menaikkan perkiraan harga rata-rata 2026 menjadi $4.488 per ounce.

“Koreksi jangka pendek masih mungkin terjadi, namun hal itu justru sehat dalam tren kenaikan jangka panjang,” jelas Suki Cooper, Kepala Riset Komoditas Standard Chartered Bank.

Kenaikan emas juga diikuti logam mulia lainnya. Perak mencetak rekor baru di $52,1 per ounce, sedangkan platinum naik 3,9% menjadi $1.648, dan paladium melonjak lebih dari 5% ke $1.478 per ounce.

Pergerakan kompak ini mencerminkan lonjakan permintaan aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global yang kian meningkat.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!