EBITDA GOTO Naik! Analis Ungkap Dampak Positifnya ke Pasar

Avatar photo

- Penulis Berita

Sabtu, 1 November 2025 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EBITDA GOTO Naik! Analis Ungkap Dampak Positifnya ke Pasar

EBITDA GOTO Naik! Analis Ungkap Dampak Positifnya ke Pasar

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan sejarah baru dengan membukukan laba sebelum pajak yang disesuaikan untuk pertama kalinya pada kuartal III-2025. Emiten dengan kode saham GOTO ini turut merevisi naik panduan kinerja untuk setahun penuh, menandai pencapaian signifikan dalam perjalanan profitabilitasnya.

Laba sebelum pajak yang disesuaikan GOTO mencapai positif Rp62 miliar. Angka ini menunjukkan pembalikan posisi yang impresif, di mana GOTO berhasil mengubah kerugian menjadi keuntungan dengan peningkatan sebesar Rp728 miliar secara *year-on-year* (yoy). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata efektivitas strategi perusahaan dalam mengelola operasionalnya.

Abdul Azis Setyo Wibowo, *Equity Research* Kiwoom Sekuritas Indonesia, menuturkan bahwa “GOTO sudah sangat dekat dengan *net profit* positif.” Ia menjelaskan, penyesuaian pada laba sebelum pajak dilakukan lantaran Tokopedia bukan entitas yang dikontrol langsung oleh GOTO. “Sehingga ini menunjukkan profitabilitas riil bisnis yang dikendalikan oleh perusahaan,” imbuhnya pada Kamis (30/10).

Baca Juga :  Tas KW Branded: Menteri UMKM Dorong Pengusaha Lokal Produksi!

Selain itu, GOTO juga berhasil mempertahankan catatan EBITDA positif selama empat kuartal beruntun sejak kuartal IV-2024. Terakhir, pada kuartal III-2025, EBITDA perusahaan mencapai Rp369 miliar, menunjukkan perbaikan signifikan sebesar Rp455 miliar dibandingkan dengan periode yang sama pada kuartal III-2024. Sementara itu, metrik penting lainnya, EBITDA Grup yang disesuaikan—yang merefleksikan profitabilitas operasional dan kas—mencapai Rp516 miliar pada kuartal III-2025. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025, nilai metrik ini bahkan tembus Rp1,34 triliun.

Berbagai indikator positif ini bukan sekadar deretan angka, melainkan cerminan nyata dari perubahan fundamental dalam strategi operasional GOTO. Langkah persisten dalam efisiensi biaya, optimasi ekosistem, dan monetisasi yang lebih cerdas telah menempatkan GOTO pada jalur profitabilitas yang berkelanjutan, sebuah sinyal kuat bagi investor bahwa perusahaan teknologi raksasa ini mulai memenuhi janji untuk transisi dari fokus pertumbuhan semata menuju kesehatan finansial jangka panjang yang lebih stabil.

Baca Juga :  SBMA Ekspansi Bisnis: Konstruksi dan Pengolahan Limbah Jadi Fokus Baru?

Didorong Sentimen Kinerja Positif, Saham GOTO Menguat di Tengah Koreksi IHSG

Dengan capaian kinerja yang solid ini, GOTO juga meningkatkan panduan kinerja EBITDA Grup yang disesuaikan untuk setahun penuh 2025. Proyeksi awal sebesar Rp1,4 triliun hingga Rp1,6 triliun kini direvisi menjadi lebih tinggi, yakni Rp1,8 triliun sampai Rp1,9 triliun.

Prestasi yang memecahkan rekor ini tidak hanya terlihat di tingkat grup, melainkan juga terjadi di setiap unit bisnis GOTO. Azis menegaskan, “Kombinasi GoPay dan Gojek memberikan keunggulan untuk GOTO dari sisi skala ekonomi dari ekosistemnya.” Dia menambahkan, kuncinya adalah monetisasi lewat inovasi, efisiensi, dan integrasi yang akan menjadi pendorong kuat GOTO untuk mencapai *bottom-line positive*.

Dari sudut pandang teknikal, Achmad Yaki, *Head Online Trading* BCA Sekuritas, menilai bahwa saham GOTO sedang menguji formasi *three white soldiers* dengan indikator *Relative Strength Index* (RSI) yang menunjukkan penguatan. Di sisi lain, indikator *stochastic* memperlihatkan *golden cross*, meskipun volume perdagangannya tampak sedikit menurun. Berdasarkan analisis tersebut, Yaki merekomendasikan *accumulative buy* untuk saham GOTO, dengan level *support* di Rp53 dan *resistance* pada Rp67 per saham.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!