IHSG Anjlok: Asing Borong Saham BBCA dan ANTM!

Avatar photo

- Penulis Berita

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 04:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Anjlok: Asing Borong Saham BBCA dan ANTM!

IHSG Anjlok: Asing Borong Saham BBCA dan ANTM!

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pelemahan signifikan pada perdagangan Jumat, 17 Oktober 2025. Namun, di tengah keterpurukan pasar, sejumlah saham justru laris manis diburu oleh investor asing, menunjukkan pola investasi yang selektif di tengah gejolak.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terperosok sebesar 2,57% dan ditutup di level 7.915,66. Sepanjang perdagangan kemarin, indeks acuan ini bergerak pada rentang terendah 7.854,31 dan sempat mencapai level tertinggi 8.140,60.

Aktivitas perdagangan di bursa mencatatkan nilai transaksi yang masif, mencapai Rp28,43 triliun dengan volume transaksi sebanyak 39,47 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi harian menyentuh angka 2,66 juta kali, sementara kapitalisasi pasar modal Indonesia mencapai Rp14.746 triliun. Pada hari itu, tekanan jual memang mendominasi; sebanyak 617 saham melemah, 135 saham menguat, dan 204 saham terpantau stagnan.

Baca Juga :  OJK Selamatkan Rp 376 Miliar dari Scam: Investor Bernapas Lega!

Meskipun demikian, pasar saham domestik mencatat arus masuk atau inflow dana asing yang cukup deras. Investor mancanegara membukukan nilai beli bersih atau net buy sebesar Rp3,03 triliun. Capaian net buy yang substansial pada perdagangan kemarin berhasil mengikis nilai jual bersih asing di pasar saham sepanjang tahun 2025 berjalan, yang kini menjadi sebesar Rp51,54 triliun.

Fenomena ini, para analis pasar menuturkan, menunjukkan adanya strategi investor asing yang cenderung selektif dalam menempatkan dananya, bahkan di tengah gejolak pasar domestik maupun sentimen global yang kurang menguntungkan. Meskipun tekanan jual secara umum mendominasi, sejumlah saham berfundamental kuat atau yang memiliki prospek spesifik tetap menjadi daya tarik tersendiri, menciptakan polarisasi tren di lantai bursa.

Sejumlah saham menjadi incaran utama dana asing. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), misalnya, mencatatkan net buy asing sebesar Rp242,23 miliar. Berikutnya, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) membukukan net buy asing sebesar Rp182,8 miliar, diikuti oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dengan net buy Rp132,03 miliar. Selain itu, saham PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) juga turut diburu asing dengan nilai net buy sebesar Rp106,11 miliar.

Baca Juga :  RUPS Luar Biasa Garuda: Apa Dampaknya Bagi Penerbangan?

Community and Retail Equity Analyst Lead PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Angga Septianus, menjelaskan bahwa pasar saham Indonesia kemarin sebenarnya telah tertekan oleh memanasnya hubungan dagang antara China dan Amerika Serikat. “Tensi perang dagang kembali memanas setelah 10 Oktober lalu, China membatasi ekspor mineral tanah jarang. Presiden AS Donald Trump menanggapi pembatasan itu dengan mengatakan bahwa ia akan mengenakan tarif 100% terhadap China mulai 1 November,” kata Angga.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, mengimbuhkan bahwa secara teknikal, IHSG diperkirakan memiliki ruang penguatan yang terbatas karena fase konsolidasi masih berlaku. Di sisi lain, indikator MA20 dan MA60 cenderung menguat, namun Stochastics dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif. “Adapun government shutdown di AS dan tensi dagang AS-China masih mewarnai sentimen pasar,” ujar Nafan.

Baca Juga :  Utang Rp 6,81 T Direstrukturisasi, Peluang Saham KAEF Menguat?

Sementara itu, optimisme terkait potensi penurunan Fed Fund Rate pada akhir Oktober terus meningkat. Dari Tanah Air, para pelaku pasar masih terus menantikan hasil perilisan data Foreign Direct Investment (FDI) kuartal III/2025 yang diperkirakan akan terkontraksi. Data tersebut, jika terkonfirmasi, diprediksi akan memengaruhi pergerakan IHSG dalam jangka pendek.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!