UNVR Kuartal III 2025: Peluang Investasi Saham Unilever?

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNVR Kuartal III 2025: Peluang Investasi Saham Unilever?

UNVR Kuartal III 2025: Peluang Investasi Saham Unilever?

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) berhasil mencatatkan kinerja cemerlang sepanjang periode Januari hingga September 2025. Emiten Fast Moving Consumer Goods (FMCG) ini melaporkan peningkatan signifikan pada laba bersih dan penjualan, menunjukkan pemulihan bisnis yang menjanjikan di tengah dinamika pasar.

Berdasarkan laporan keuangan resmi yang dirilis pada Kamis (23/10/2025), Unilever Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp 3,33 triliun per kuartal III-2025. Angka ini melonjak 10,81% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan Rp 3 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dari sisi pendapatan, penjualan bersih perusahaan mencapai Rp 27,61 triliun, mengalami kenaikan tipis 0,71% yoy dari Rp 27,41 triliun pada posisi yang sama tahun lalu.

Direktur Keuangan Unilever Indonesia, Neeraj Lal, menyatakan keyakinan bahwa tren pertumbuhan kinerja UNVR akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2025. “Kami memperkirakan (kinerja) akan kembali tumbuh, tidak hanya pada kuartal III tetapi juga kuartal IV, serta secara keseluruhan pada semester kedua tahun 2025,” kata Neeraj dalam agenda paparan konferensi pers yang berlangsung pada Kamis (23/10/2025). Memasuki tahun 2026, ia menambahkan, fokus perusahaan tertuju pada pembangunan momentum dan terus memperluas jangkauan pasar.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur UNVR, Benjie Yap, menjelaskan bahwa portofolio produk UNVR yang beragam—meliputi berbagai kategori dan segmen pasar, mulai dari kelas bawah hingga kelas atas—memungkinkan perusahaan untuk menjangkau konsumen dari seluruh lapisan masyarakat. Benjie juga melihat Indonesia sebagai pasar yang tetap potensial, didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil di kisaran 5%, inflasi yang terkendali, serta populasi demografi kalangan muda yang besar. “Jadi, Indonesia tetap menjadi pasar yang sangat menarik, terlepas dari dinamika jangka pendek yang terjadi,” ujarnya. Selain itu, Benjie turut menyoroti peluang signifikan di masa depan, seperti pertumbuhan *e-commerce* serta kategori kesehatan dan kecantikan, yang akan terus menjadi pendorong utama bagi kinerja perusahaan.

Baca Juga :  Emas Antam Melonjak! Harga 21 Oktober 2025 Sentuh Rekor Baru?

Melihat potensi pasar yang besar di Indonesia dengan demografi muda dan pertumbuhan ekonomi stabil, manajemen Unilever Indonesia tidak hanya berfokus pada perbaikan kinerja jangka pendek, tetapi juga pada strategi jangka panjang untuk memperluas penetrasi pasar. Dengan portofolio produk yang beragam, perusahaan dinilai memiliki fondasi kuat untuk memanfaatkan peluang tersebut, sejalan dengan pandangan analis yang melihat adanya sinyal pemulihan bertahap yang didukung oleh efisiensi operasional dan penyesuaian strategi harga. Kombinasi faktor internal dan eksternal ini menunjukkan prospek positif bagi UNVR untuk menjaga momentum pertumbuhan berkelanjutan.

Laba UNVR Lampaui Konsensus Analis

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Abyan Habib Yuntoharjo, menuturkan bahwa pencapaian laba bersih UNVR pada kuartal III 2025 telah melampaui ekspektasi para analis dan konsensus pasar dari target laba sepanjang tahun 2025. Kinerja solid ini didorong oleh peningkatan efisiensi operasional dan pemulihan margin, dengan margin laba bersih yang naik menjadi 12,5%. “Ini mencerminkan awal keberhasilan dari strategi penyesuaian harga, menandakan awal dari pemulihan bertahap yang didukung oleh efisiensi operasional dan normalisasi harga,” kata Abyan dalam risetnya, Kamis (23/10/2025).

Baca Juga :  BI Didorong Turunkan Suku Bunga: Ekonomi Bisa Lebih Dahsyat?

Secara penjualan, UNVR juga menunjukkan sinyal pemulihan melalui peningkatan volume. Penjualan segmen Home & Personal Care (HPC) melonjak 14,7% yoy, didukung oleh penguatan permintaan dan harga yang kembali normal. Sementara itu, segmen Foods & Refreshment (F&R) meningkat 9,4% yoy. Volume di kategori pertumbuhan volume dasar (UVG) membaik ke minus 1,1%, dan pertumbuhan harga dasar (UPG) berbalik positif menjadi 1,8%, mencerminkan permintaan yang mulai stabil.

Mencermati hasil kinerja hingga kuartal III-2025, Abyan memproyeksikan pendapatan UNVR pada tahun 2025 akan tumbuh 4,5% mencapai Rp 36,3 triliun, dan diperkirakan meningkat 11,2% menjadi Rp 37,4 triliun pada tahun 2026. Proyeksi positif ini ditopang oleh pemulihan segmen HPC serta kuatnya permintaan domestik. Laba bersih UNVR juga direvisi naik 12,3% menjadi Rp 4,3 triliun pada tahun 2025, dan diprediksi akan meningkat signifikan 33,7% menjadi Rp 4,5 triliun pada tahun 2026.

Baca Juga :  Perdagangan Berjangka Nasional Mendunia: KBI Pacu Integrasi Global

Rekomendasi Saham UNVR: Peluang Investasi Menarik

Melihat prospek tersebut, Abyan menaikkan rekomendasi saham UNVR menjadi “buy” dengan target harga baru di level Rp 2.750 per saham. Rekomendasi ini mencerminkan operasi perusahaan yang semakin ramping, stabilitas margin kotor yang membaik, serta prospek pertumbuhan yang semakin jelas seiring fokus UNVR pada kategori kecantikan dan perawatan pribadi yang menunjukkan pertumbuhan lebih pesat.

Di sisi lain, Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyampaikan bahwa secara teknikal, pergerakan saham UNVR sedang berada di fase *uptrend* disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. “Indikator MACD masih menguat di area positif dan Stochastic yang juga menguat,” ucap Herditya kepada Kontan, Kamis (23/10). Herditya menganalisis bahwa level *support* UNVR berada di Rp 2.200, sementara level *resistance* pada Rp 2.290. Oleh karena itu, target harga saham UNVR diproyeksikan mencapai level Rp 2.340 hingga Rp 2.400 per saham.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!