Pasca-resminya Patrick Kluivert berpisah dengan Timnas Indonesia per Kamis (16/10/2025), kursi pelatih skuad Garuda kini menjadi sorotan utama. Kepergian Kluivert, bersama seluruh tim kepelatihan dari level U-20 hingga U-23, ditengarai kuat akibat kegagalan Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026. Berita mengenai suksesornya pun segera menyeruak, bahkan hingga ke mancanegara. Media Vietnam, TheThao247.vn, dengan cepat menyoroti empat nama pelatih yang disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menakhodai Timnas Indonesia, semuanya merupakan sosok asing yang saat ini berkiprah di kompetisi domestik.
Perpisahan antara Patrick Kluivert dan PSSI menandai babak baru bagi Timnas Indonesia. Kesepakatan untuk mengakhiri kerja sama ini juga mencakup seluruh jajaran staf pelatih tim nasional. Kondisi ini secara otomatis menimbulkan pertanyaan besar di benak publik pencinta sepak bola nasional: siapa sosok yang akan dipercayakan PSSI untuk memimpin Timnas Indonesia selanjutnya?
Tak perlu menunggu lama, spekulasi mengenai calon pelatih sudah tersebar luas, bukan hanya di dalam negeri, melainkan juga menarik perhatian media asing. Salah satunya adalah media lokal Vietnam yang membeberkan sejumlah nama pelatih yang berpotensi menggantikan peran penting Patrick Kluivert. Fakta menariknya, seluruh kandidat yang disebutkan berasal dari kompetisi sepak bola Indonesia, Super League musim 2025/2026, tanpa ada nama dari luar negeri.
Mencermati daftar kandidat yang diungkap media Vietnam, terlihat adanya indikasi kuat bahwa PSSI mungkin mencari sosok yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga sudah familiar dengan atmosfer sepak bola domestik. Keberadaan keempat pelatih asing tersebut di kompetisi Super League 2025/2026 bisa menjadi keuntungan tersendiri, memungkinkan adaptasi yang lebih cepat tanpa perlu proses penyesuaian yang berlarut-larut, sebuah faktor krusial mengingat tantangan berat yang menanti Timnas Indonesia ke depannya. Langkah strategis ini diharapkan mampu membawa stabilitas dan performa optimal dalam waktu singkat.
Media Vietnam, TheThao247.vn, secara spesifik menuturkan, “Indonesia finalisasi 4 daftar kandidat teratas untuk memimpin tim nasional.” Mereka melanjutkan, “Setelah dua kekalahan beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi memutus kontrak Patrick Kluivert. Dan mempertimbangkan empat calon asing potensial untuk mengisi kursi panas tersebut.”
Dua nama terdepan yang disebut media tersebut adalah Bojan Hodak dan Bernardo Tavares. Keduanya dinilai memiliki rekam jejak yang mumpuni untuk melatih Timnas Indonesia. TheThao247.vn menjelaskan, “Empat ahli strategi asing berpengalaman, saat ini tengah berkarier di Super League atau Kejuaraan Nasional Indonesia. Di antaranya, Bojan Hodak (Persib Bandung) dan Bernardo Tavares (mantan pelatih PSM Makassar), sebagai dua nama terdepan pelatih baru.”
Selain itu, PSSI juga disebutkan mempertimbangkan Mauricio Souza, pelatih asal Brasil yang saat ini memimpin Persija Jakarta. Kiprahnya dinilai sukses mengangkat performa Macan Kemayoran. Media Vietnam itu menjelaskan lebih lanjut, “PSSI juga mempertimbangkan Mauricio Souza, pelatih asal Brasil yang saat ini memimpin Persija Jakarta. Souza pernah menjadi asisten pelatih di Flamengo da Athletico Paranaense, berpengalaman melatih pemain muda. Dan membantu Persiha bermain impresif di musim 2025/2026.”
Sementara itu, nama Jean Paul van Gastel, ahli strategi asal Belanda yang menakhodai PSIM Yogyakarta, juga mencuat sebagai opsi potensial. Kepiawaiannya dalam memimpin PSIM Yogyakarta sebagai tim yang diperhitungkan di musim ini menjadi salah satu alasan kuat namanya disebut. “Selain itu, Jean Paul van Gastel (PSIM Yogyakarta), ahli strategi dari Belanda, juga disebut-sebut sebagai opsi potensial. Ia dikenal berkat perkembangan PSIM Yogyakarta di bawah asuhannya,” tulis TheThao247.vn. Dengan demikian, PSSI memiliki beberapa pilihan menarik di tangan mereka untuk menentukan arah baru Timnas Indonesia.






