Sari Roti Cetak Laba Gede! Kuartal III Naik 33 Persen

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 31 Oktober 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sari Roti Cetak Laba Gede! Kuartal III Naik 33 Persen

Sari Roti Cetak Laba Gede! Kuartal III Naik 33 Persen

Emiten produsen roti dengan merek “Sari Roti”, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang signifikan pada kuartal III 2025. Laba bersih perusahaan mencapai Rp 65 miliar, naik 33,3% dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar Rp 49 miliar. Penjualan sepanjang Januari hingga September 2025 tercatat sebesar Rp 2,7 triliun.

Manajemen ROTI dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/10/2025), menjelaskan bahwa peningkatan ini didorong oleh momentum tahun ajaran baru. “Kategori Roti Manis dan Kue melengkapi permintaan produk Roti Tawar sebagai bekal anak-anak kembali masuk sekolah,” jelas manajemen. Saat ini, ROTI memiliki tiga merek utama, yaitu “Sari Roti”, “Sari Kue”, dan “Sari Choco”.

Sepanjang tahun 2025, Sari Roti aktif berinovasi dengan meluncurkan sejumlah produk baru. Beberapa di antaranya adalah Cream Messes Bun 6pcs, Cheesecake Duo, Mini Cupcakes, Croissant Chocolate, serta beberapa varian Dorayaki. Langkah ini dilakukan untuk memperluas pangsa pasar dan menarik minat konsumen.

Baca Juga :  Investasi Cerdas: 3 Saham Warren Buffett untuk Masa Depan Anda

Tantangan dan Optimisme di Tengah Pemulihan Ekonomi

Manajemen ROTI mengakui bahwa pemulihan daya beli konsumen masih menjadi tantangan utama. Namun, mereka melihat tren positif dalam volume permintaan produk roti dan kue sejak kuartal II 2025. Peningkatan ini diharapkan terus berlanjut hingga akhir tahun dan menjadi modal untuk pertumbuhan di tahun 2026.

Analis pasar melihat bahwa strategi diversifikasi produk dan kemampuan ROTI dalam membaca tren pasar menjadi kunci keberhasilan perusahaan. Momentum kembali ke sekolah, misalnya, dimanfaatkan secara optimal dengan menawarkan variasi produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. “Inovasi produk yang berkelanjutan dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen akan menjadi faktor penting bagi pertumbuhan ROTI di masa depan,” ujar seorang analis.

Investasi Strategis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sebelumnya, ROTI mengumumkan bahwa Leafgreen Capital Pte. Ltd. asal Singapura, bersama dengan Gateway Partners Group, telah menyelesaikan akuisisi Demeter Indo Investment Pte Ltd sebagai pemegang 22,2 persen saham Sari Roti. Demeter Holding melepas 1,3 juta sahamnya di ROTI kepada Leafgreen pada 9 September 2025. Langkah tersebut menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi pertumbuhan Sari Roti di masa depan.

Baca Juga :  Penjelasan Bos BRI Danareksa Sekuritas Usai Bertemu Menkeu

Wendy Yap, Pendiri dan Presiden Direktur Sari Roti, menyambut baik investasi ini. “Transaksi ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap potensi pertumbuhan sektor konsumsi di Indonesia,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa Sari Roti memiliki prospek baik sebagai perusahaan produsen roti segmen massal terbesar di Indonesia.

Wendy Yap juga menuturkan bahwa pengalaman kedua investor tersebut sejalan dengan tujuan usaha perseroan. “Bersama, kami akan semakin memperkokoh posisi Sari Roti sebagai merek terpercaya pilihan keluarga. Terakhir, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada KKR atas kerjasama yang baik, delapan tahun terakhir telah menjadi suatu perjalanan yang luar biasa,” pungkasnya.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!