Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, memprediksi sejumlah pemainnya yang jarang tampil di skuad utama Setan Merah kemungkinan akan berupaya meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer Januari mendatang. Fenomena ini menjadi semakin relevan mengingat hajatan akbar Piala Dunia akan segera bergulir.
Dua nama yang posisinya terancam kehilangan tempat reguler di antaranya adalah Kobbie Mainoo dan Joshua Zirkzee. Keduanya memang hanya mendapatkan sedikit peluang bermain sepanjang musim ini. Tanpa menit bermain yang konsisten, mereka menghadapi risiko besar untuk tidak terpilih membela tim nasional Inggris dan Belanda di ajang Piala Dunia.
Sebelumnya, Manchester United telah menampik keinginan Mainoo untuk hengkang pada penutupan bursa transfer musim panas lalu. Kini, Amorim tengah bersiap menghadapi kemungkinan bahwa kedua pemain tersebut akan kembali mengajukan permintaan pindah pada jendela transfer Januari.
“Banyak hal bisa terjadi. Bahkan di klub (United) kami, dan Anda tahu kami akan menghadapi Piala Dunia, beberapa pemain tidak bermain, mereka akan meminta untuk pergi, jadi saya harus mengurus semuanya,” ungkap Amorim saat ditanya mengenai dinamika bursa transfer yang akan datang.
Sejak penunjukannya setahun silam, United telah menggelontorkan dana hampir GBP 250 juta untuk mendatangkan amunisi baru. Klub ini umumnya melakukan sebagian besar transaksi transfer pemain mereka di musim panas, bukan pada bursa transfer paruh musim seperti Januari.
Situasi ini mencerminkan dilema klasik yang dihadapi klub-klub top: bagaimana menyeimbangkan pengembangan pemain muda dengan ambisi meraih gelar, apalagi ketika turnamen sebesar Piala Dunia menanti di depan mata. Para pemain tentu mendambakan menit bermain reguler sebagai panggung untuk membuktikan diri agar mendapat panggilan tim nasional, sebuah kesempatan yang mungkin hanya datang sekali seumur hidup.
Meski demikian, Amorim menegaskan bahwa United akan tetap fokus pada pengambilan keputusan rekrutmen yang berorientasi jangka panjang. Ia tidak menutup kemungkinan untuk mendatangkan wajah baru guna memperkuat skuad di bursa transfer musim dingin nanti.
“Kami ingin mendatangkan pemain, semua orang di sini, kami ingin mendatangkan pemain yang kami yakini memiliki masa depan cerah bersama Manchester United,” tambah pelatih berusia 40 tahun tersebut.
Amorim melanjutkan, “Kami tidak hanya membeli satu pemain, karena sekarang kami merasa di bulan Desember bahwa kami membutuhkan (beberapa) pemain untuk saat ini. Kami ingin membeli pemain yang tidak akan sering kami ganti. Jadi itulah ide kami.”
Mengakhiri penjelasannya, Amorim menuturkan, “Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi tentu saja kami memikirkan bagaimana kami dapat meningkatkan kualitas tim, dan di bulan Januari, bursa transfer terbuka, kami dapat melakukan sesuatu.”






