Jepang Tinggalkan AFC? Indonesia Diundang Gabung Federasi Baru?

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 19 Oktober 2025 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepang Tinggalkan AFC? Indonesia Diundang Gabung Federasi Baru?

Jepang Tinggalkan AFC? Indonesia Diundang Gabung Federasi Baru?

Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) dikabarkan tengah menimbang langkah besar untuk keluar dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Menurut informasi yang dilansir oleh televisi Irak, UTV, JFA menyuarakan ketidakpuasan mendalam terhadap manajemen AFC yang dinilai kerap membuat keputusan tidak adil. Oleh karena itu, muncul wacana JFA akan meninggalkan otoritas sepak bola Asia tersebut dan membentuk federasi sendiri yang diberi nama Konfederasi Sepak Bola Asia Timur.

Ketidakpuasan JFA berpangkal dari sejumlah kebijakan AFC yang dianggap merugikan. Salah satu pemicunya adalah perubahan format AFC Champions League Elite (Piala Asia C1) musim lalu, di mana babak perempat final dipindahkan dan diselenggarakan secara terpusat di Arab Saudi. Asosiasi Sepak Bola Negeri Matahari Terbit meyakini, AFC terlalu bergantung pada pendanaan dari Arab Saudi dan Qatar, sehingga berdampak pada banyaknya keputusan yang condong menguntungkan perwakilan dari Asia Barat. Situasi ini jelas memberatkan klub-klub Jepang yang harus menempuh perjalanan jauh untuk berkompetisi, seperti yang dialami Yokohama Marinos dan Kawasaki Frontale musim lalu.

Baca Juga :  Kluivert Diancam Dibunuh? Karier di Timnas Indonesia Terancam!

Dampak kebijakan AFC yang dianggap tidak adil juga pernah dirasakan oleh Timnas Indonesia. Baru-baru ini, skuad Garuda harus memainkan laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Arab Saudi, sebuah kerugian besar bagi mereka. Lebih lanjut, AFC bahkan menunjuk wasit asal Asia Barat untuk memimpin pertandingan krusial antara Timnas Indonesia dan tuan rumah Arab Saudi. Keuntungan tersebut berhasil dimanfaatkan secara maksimal oleh Arab Saudi; mereka sukses finis sebagai juara Grup B dengan mengumpulkan empat poin setelah mengalahkan Timnas Indonesia 3-2 dan bermain imbang 0-0 kontra Irak. Torehan poin Arab Saudi sejatinya sama dengan Irak, namun mereka unggul produktivitas gol. Dengan hasil itu, Arab Saudi berhak lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, sementara Irak harus berjuang di putaran kualifikasi berikutnya, dan Timnas Indonesia tersingkir setelah menjadi juru kunci tanpa poin.

Baca Juga :  Persib Ancam Papan Atas: Klasemen Super League Pekan 10 Memanas!

Situasi seperti ini memperkuat argumen JFA bahwa tata kelola AFC perlu direformasi. Kritik terhadap AFC semakin menguat, bahkan ada sorotan terhadap penanganan kasus-kasus tertentu, seperti saat FIFA dikabarkan menjatuhkan sanksi berdasarkan bukti kuat, namun AFC justru terkesan masih memberikan kelonggaran kepada Malaysia. Ini mengindikasikan adanya inkonsistensi dalam penegakan aturan yang dapat menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan integritas di tubuh AFC.

Langkah serius yang tengah dipertimbangkan JFA ini tidak sekadar menunjukkan ketidakpuasan sesaat, melainkan mencerminkan krisis kepercayaan yang lebih dalam terhadap tata kelola sepak bola Asia. Jika negara-negara dengan kekuatan ekonomi dan tradisi sepak bola kuat seperti Jepang merasa dirugikan dan tidak terwakili secara adil, hal ini dapat memicu gejolak signifikan dalam konstelasi sepak bola benua. Potensi pembentukan konfederasi baru ini, dengan demikian, bisa menjadi sebuah deklarasi bahwa nilai-nilai keadilan dan meritokrasi diyakini telah terkikis, mendorong kekuatan sepak bola untuk mencari wadah yang lebih menjamin kepentingan serta pengembangan olahraga di wilayah mereka secara independen.

Baca Juga :  Sumardji Ungkap Fakta di Balik Isu Perpecahan Timnas Indonesia!

Menurut rencana awal, Konfederasi Sepak Bola Asia Timur diperkirakan akan mencakup Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, dan Tiongkok. Selain itu, Jepang juga berambisi untuk mengundang beberapa wakil Asia Tenggara, seperti Indonesia, Vietnam, Singapura, dan Thailand, serta negara-negara sepak bola di Oseania, termasuk Australia dan Selandia Baru, untuk bergabung.

Secara historis, perpindahan federasi sepak bola nasional antarbenua memang pernah terjadi, misalnya Israel yang beralih dari Asia ke Eropa, atau Australia yang berpindah dari Oseania ke Asia. Namun, belum pernah tercatat sebelumnya ada sebuah negara yang memisahkan diri dan kemudian membentuk federasi baru yang beroperasi layaknya sebuah konfederasi kontinental. Gagasan JFA ini tentu akan menjadi preseden yang patut disoroti dalam dunia sepak bola global.

Berita Terkait

Como ke Eropa? Reaksi Mirwan Suwarso Ungkap Ambisi Klub!
Sanksi AFC Mengintai! Harapan Malaysia di Ujung Tanduk FIFA
Haaland Menggila! Rayan Cherki Kirim Man City Libas Bournemouth
Ruben Amorim Bertindak Tak Terduga: Man United Tertahan di Nottingham!
Ultimatum Quartararo: Yamaha Harus Buktikan Diri Sekarang!
Ronaldo Bangga! Putra Debut Gol, Jadi Penerus di Portugal?
Gladbach Akhiri Paceklik: Kevin Diks Bawa Kemenangan Telak!
UFC 321 Kontroversial: Reaksi Dana White Mengguncang Dunia MMA!

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 10:33 WIB

Sanksi AFC Mengintai! Harapan Malaysia di Ujung Tanduk FIFA

Senin, 3 November 2025 - 06:11 WIB

Haaland Menggila! Rayan Cherki Kirim Man City Libas Bournemouth

Senin, 3 November 2025 - 02:52 WIB

Ruben Amorim Bertindak Tak Terduga: Man United Tertahan di Nottingham!

Minggu, 2 November 2025 - 20:11 WIB

Ultimatum Quartararo: Yamaha Harus Buktikan Diri Sekarang!

Minggu, 2 November 2025 - 17:41 WIB

Ronaldo Bangga! Putra Debut Gol, Jadi Penerus di Portugal?

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!