Porsche resmi mengumumkan pergantian kepemimpinan puncak di Zuffenhausen, Minggu (19/10/2025). Michael Leiters ditunjuk sebagai CEO baru Porsche efektif mulai 1 Januari 2026, menggantikan Oliver Blume.
Pergantian ini menandai fase krusial bagi Porsche untuk menghidupkan kembali nasibnya di tengah pasar yang kompleks. Oliver Blume, yang telah memimpin selama satu dekade, akan tetap menjabat sebagai CEO Volkswagen Group yang dipegangnya sejak 2022.
Michael Leiters bukanlah sosok asing dan memiliki rekam jejak kuat di industri otomotif premium. Manajer Jerman ini pernah menjabat CTO di Ferrari serta memimpin McLaren Automotive, setelah 13 tahun bekerja untuk Porsche mengembangkan Macan dan Cayenne.
Oliver Blume menjelaskan bahwa transformasi yang terjadi di dua pasar utama, Amerika Serikat dan Cina, membutuhkan tinjauan mendalam atas model bisnis. Dinamika baru ini, menurut Blume, menuntut Porsche untuk beradaptasi cepat agar tetap kompetitif di era elektrifikasi dan regulasi yang ketat, katanya.
Analis menilai profil Leiters selaras dengan identitas teknologi Porsche, namun tantangan berat menantinya. CEO baru Porsche ini harus mempercepat perluasan pasokan listrik, beradaptasi dengan regulasi Eropa, dan mendefinisikan strategi industri jangka panjang.
Penunjukan Michael Leiters menjadi pertaruhan strategis Volkswagen Group untuk mengamankan masa depan Porsche di tengah disrupsi elektrifikasi. Kepemimpinan baru ini akan diuji kemampuannya dalam menyeimbangkan warisan sportscar ikonik dengan tuntutan pasar global yang berubah cepat.






