OpenAI Geser SpaceX, Jadi Perusahaan Swasta Paling Berharga di Dunia

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 6 Oktober 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor OpenAi

Kantor OpenAi

OpenAI, pengembang ChatGPT, resmi menyandang gelar sebagai perusahaan swasta paling berharga di dunia setelah menyalip SpaceX milik Elon Musk.

Menurut laporan Bloomberg, valuasi OpenAI kini mencapai 500 miliar dolar AS, menyusul penjualan saham senilai 6,6 miliar dolar dari karyawan lama dan baru perusahaan. Transaksi ini bukanlah pendanaan konvensional, karena dana langsung diberikan kepada pemegang saham individu, bukan ke kas perusahaan.

Pembeli utama dalam penjualan tersebut meliputi SoftBank, Dragoneer Investment Group, Thrive Capital, MGX, dan T. Rowe Price, yang melihat potensi besar pada dominasi OpenAI di sektor kecerdasan buatan global.

OpenAI didirikan pada 2015 di San Francisco oleh Sam Altman dan Elon Musk dengan visi awal sebagai lembaga nirlaba.

Kini, perusahaannya menjelma menjadi kekuatan utama di dunia teknologi AI. Produk andalannya, ChatGPT, digunakan oleh antara 700 hingga 800 juta pengguna setiap minggu, mulai dari kebutuhan produktivitas hingga konsultasi pribadi.

Baca Juga :  Intel Pangkas 35.500 Karyawan dalam 2 Tahun, Fokus Ramping dan Laba

Meski begitu, para ahli tetap mengingatkan agar sistem seperti ini tidak dijadikan pengganti profesional di bidang medis atau psikologi.

Beberapa pekan terakhir menjadi periode penting bagi OpenAI. Di awal Agustus, perusahaan meluncurkan GPT-5, model AI terbaru yang diklaim “lebih pintar, cepat, dan berguna dari sebelumnya.” Namun, banyak pengguna menilai performanya belum sesuai harapan sehingga OpenAI sempat kembali mengaktifkan GPT-4.5.

Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan Sora 2, alat pembuat video berbasis AI yang diklaim lebih stabil dari versi perdananya dan siap merevolusi industri konten digital.

Pencapaian finansial besar ini juga memperkuat posisi OpenAI di tengah persaingan ketat dengan Meta dan laboratorium Superintelligence Labs milik Mark Zuckerberg. Setelah proyek metaverse dianggap gagal, Meta kini mengalihkan fokus penuh ke AI dan bahkan berhasil menarik sedikitnya tujuh insinyur senior OpenAI dengan iming-iming bonus saham bernilai miliaran dolar.

Baca Juga :  MPL ID Season 16: Team Liquid ID Akhiri Tren Buruk, Tumbangkan Bigetron di Minggu Ketujuh

Langkah OpenAI menjual saham juga dianggap strategi retensi karyawan sekaligus cara untuk mendukung rencana infrastruktur jangka panjang.

Perusahaan ini telah berkomitmen menggelontorkan 300 miliar dolar dalam lima tahun untuk Oracle Cloud Services, jumlah yang jauh melampaui cadangan keuangan saat ini. Di sisi lain, NVIDIA baru-baru ini menyatakan akan menanamkan investasi 100 miliar dolar dalam kemitraan strategis untuk mendukung infrastruktur AI OpenAI.

Dengan investasi besar dan ambisi untuk memperkuat kapabilitas komputasi global, OpenAI kini menjadi simbol puncak revolusi kecerdasan buatan modern. Persaingan untuk menciptakan AI paling kuat di dunia masih terus berlanjut, dan hingga kini belum ada pemenang yang pasti.

Berita Terkait

Implementasi Platform AI Enterprise dalam Transformasi Digital Perusahaan Manufaktur 2026
Silverfort, Solusi Perlindungan Aset Digital Terbaik di Era Ancaman Siber
QRIS: Jejak Digital Jadi Kunci Kredit, Peluang Baru Terbuka!
Bahaya Cesium-137: Pemerintah Amankan 426 Ton Limbah Nuklir!
Nokia Validasi Pivot AI, Kantongi $1 Miliar Investasi Strategis Nvidia
Menu Start Windows 11 Baru Diluncurkan Bertahap via Update Pratinjau
Firefox Perangi Ekstensi Mata-mata, Kebijakan Privasi Baru Berlaku 3 November
Intel Pangkas 35.500 Karyawan dalam 2 Tahun, Fokus Ramping dan Laba
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 18:22 WIB

Implementasi Platform AI Enterprise dalam Transformasi Digital Perusahaan Manufaktur 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 18:22 WIB

Silverfort, Solusi Perlindungan Aset Digital Terbaik di Era Ancaman Siber

Sabtu, 1 November 2025 - 16:16 WIB

QRIS: Jejak Digital Jadi Kunci Kredit, Peluang Baru Terbuka!

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:30 WIB

Bahaya Cesium-137: Pemerintah Amankan 426 Ton Limbah Nuklir!

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:33 WIB

Nokia Validasi Pivot AI, Kantongi $1 Miliar Investasi Strategis Nvidia

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!