Morris Capital Kuasai PIPA: Saham Melonjak, Investor Bersorak!

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 13 Oktober 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morris Capital Kuasai PIPA: Saham Melonjak, Investor Bersorak!

Morris Capital Kuasai PIPA: Saham Melonjak, Investor Bersorak!

PT Morris Capital Indonesia (MCI) secara resmi mengambil alih kendali PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA) setelah menuntaskan akuisisi 43,78% saham perseroan pada 10 Oktober 2025 di Jakarta. Langkah strategis ini menjadikan MCI sebagai pemegang saham pengendali (PSP) baru PIPA, membuka babak baru bagi perusahaan di sektor utilitas dan infrastruktur nasional.

Direktur Utama PT Morris Capital Indonesia, Noprian Fadli, menjelaskan bahwa pihaknya membeli sebanyak 1,5 miliar saham PIPA, yang setara dengan 43,78% dari seluruh saham ditempatkan dan disetor penuh. Transaksi ini, yang diungkapkan pada Senin (13/10/2025), melibatkan dua harga yang berbeda secara signifikan. Sebanyak 1 miliar saham dibeli dengan harga Rp2,9 per saham, senilai total Rp2,9 miliar, sementara 500 juta saham lainnya diakuisisi dengan harga Rp26 per saham, mencapai total Rp13 miliar. Dengan demikian, nilai akuisisi 1,5 miliar saham PIPA oleh PT Morris Capital Indonesia secara akumulatif mencapai Rp15,9 miliar. Noprian juga menuturkan bahwa tujuan transaksi ini adalah bagian dari “rencana akuisisi” dan status kepemilikan saham tersebut dilakukan “secara langsung.”

Baca Juga :  Chengdong Terus Jual Saham BUMI: Apa Dampaknya Bagi Investor?

Menariknya, merujuk data Bursa Efek Indonesia, pada tanggal yang sama, Jumat (10/10/2025), terjadi transaksi saham PIPA di pasar non-reguler sebanyak 976.430.595 saham dengan total nilai Rp8,68 miliar. Data ini memberikan konteks tambahan terkait dinamika pasar saat akuisisi berlangsung.

Pasca-transaksi akuisisi ini, kepemilikan saham PIPA oleh PT Morris Capital Indonesia melonjak drastis. Dari semula 174.675.000 saham atau 5,1%, kini kepemilikan MCI meningkat menjadi 1,67 miliar saham, atau setara dengan 48,88% dari total saham PIPA.

Seiring dengan statusnya sebagai pemegang saham pengendali baru, MCI kini memiliki kewajiban untuk melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan ketentuan POJK No. 9/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka. Perseroan menegaskan bahwa seluruh proses pengambilalihan akan dilakukan dengan mematuhi sepenuhnya peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk regulasi di bidang pasar modal.

Baca Juga :  IHSG Koreksi? Menkeu Ungkap Strategi Hadapi Realisasi Keuntungan

Langkah ini bukan hanya menandai perubahan kepemilikan, melainkan juga era ekspansi signifikan bagi PIPA. Dalam keterangan terpisah, Corporate Secretary PIPA, Imanuel Kevin Mayola, menyampaikan bahwa Morris Capital sebelumnya telah menunjukkan komitmen investasi besar dengan menyuntikkan aset senilai Rp3 triliun ke dalam PIPA. Aset triliunan rupiah tersebut dialokasikan untuk memperkuat ekspansi bisnis PIPA, khususnya ke sektor utilitas dan infrastruktur, termasuk pengembangan pipa berteknologi tinggi seperti HDPE (High-Density Polyethylene).

Dengan dukungan dana segar dan strategi dari pengendali baru, arah bisnis PIPA ke depan akan berfokus pada diversifikasi produk dan perluasan pasar. Inisiatif ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan sektor energi, migas, serta infrastruktur nasional yang terus berkembang. Selain itu, PIPA juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan beberapa mitra internasional, bertujuan untuk memperluas kerja sama strategis di bidang inovasi dan pengembangan produk.

Baca Juga :  WIKA Rugi Triliunan Rupiah Kuartal III 2025: Apa Dampaknya?

“Akuisisi ini menjadi babak baru bagi PIPA. Didukung oleh injeksi aset triliunan rupiah dan jalinan kerjasama internasional, PIPA di bawah kendali Morris Capital siap bertransformasi dan menancapkan kuku lebih dalam di sektor utilitas dan infrastruktur yang strategis,” ujar Imanuel Kevin Mayola beberapa waktu lalu, menegaskan optimisme perusahaan terhadap prospek di masa mendatang.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!