Dua Peristiwa Besar Buat Malu PSSI Hingga Tunda Cari Pelatih Baru untuk Timnas Indonesia

Avatar photo

- Penulis Berita

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Peristiwa Besar Buat Malu PSSI Hingga Tunda Cari Pelatih Baru untuk Timnas Indonesia

Dua Peristiwa Besar Buat Malu PSSI Hingga Tunda Cari Pelatih Baru untuk Timnas Indonesia

Pengurus Besar Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), melalui Ketua Umum Erick Thohir, menegaskan penundaan pencarian pelatih baru untuk tim nasional Indonesia. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dua insiden besar yang telah mengikis reputasi federasi di mata komunitas sepak bola global, menjadikan pemulihan kepercayaan sebagai prioritas utama sebelum pemilihan nakhoda baru Skuad Garuda.

Peristiwa pertama yang menjadi sorotan adalah pengakhiran kerja sama lebih awal dengan tim kepelatihan yang disebutkan melibatkan Patrick Kluivert dan rekan-rekannya. Keputusan kontroversial ini memicu gelombang kecaman di media sosial setelah timnas Indonesia gagal melaju di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Di sisi lain, insiden kedua yang tak kalah serius ialah maraknya pemberitaan hoaks di berbagai media nasional. Berita palsu yang mengklaim Jepang, Korea Selatan, dan Irak keluar dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyebar luas tanpa sumber valid, menarik perhatian serius dari media dan pejabat AFC.

Baca Juga :  STY Latih Timnas Lagi? Jawaban Erick Thohir Bikin Penasaran!

Menanggapi situasi ini, Erick Thohir menuturkan bahwa PSSI tidak bisa tergesa-gesa dalam mencari pelatih baru. “Yang pasti, tidak mudah dan tidak bisa buru-buru mencari pelatih karena kondisi ini,” ujarnya kepada awak media, termasuk KanalHarian.com. Ia melanjutkan, “Saya harus sosialisasi ke sepak bola internasional tentang apa yang sebenarnya terjadi. Kami harus berusaha meraih kembali kepercayaan komunitas sepak bola dunia terhadap Indonesia.” Pria yang juga menjabat Menteri BUMN itu menjelaskan, PSSI kini berfokus pada upaya memulihkan kembali kepercayaan komunitas sepak bola internasional, yang dinilai esensial sebelum mendatangkan pelatih tim Merah Putih.

Insiden pemberitaan hoaks tersebut, menurut Erick Thohir, bahkan telah menimbulkan pertanyaan serius dari para anggota dan pejabat AFC kepada delegasi Indonesia. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, yang menghadiri AFC Awards di Riyadh, Arab Saudi, pekan lalu, membenarkan hal tersebut. “Teman-teman media ingat, AFC media sangat memantau pemberitaan di tanah air,” ungkap Yunus Nusi. Ia menambahkan, “Kami di Riyadh dicecar oleh anggota AFC dan media mereka soal kevalidan berita itu. Mereka heran dan mempertanyakan sumbernya karena dinilai media di Indonesia menyebarkan berita tidak benar.”

Baca Juga :  Pelatih Eropa Nganggur: Siapa Relevan untuk Timnas Indonesia?

Dua peristiwa tersebut, baik kegaduhan akibat penggantian tim kepelatihan maupun keriuhan berita palsu, sejatinya menyoroti tantangan lebih besar yang dihadapi PSSI di panggung global. Kepercayaan internasional, sebagaimana ditekankan oleh para petinggi federasi, bukan hanya tentang prestasi di lapangan hijau, melainkan juga integritas informasi dan kematangan komunikasi. Reputasi sebuah federasi dapat terkoyak bukan hanya oleh kekalahan, melainkan juga oleh disinformasi yang menyebar tanpa kendali, mengindikasikan bahwa manajemen citra menjadi aset krusial yang harus dibangun dan dijaga dengan cermat di era digital ini.

Erick Thohir menilai, kedua insiden ini harus menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak. Ia menekankan bahwa reputasi sepak bola tidak hanya dibangun melalui kinerja di lapangan, tetapi juga integritas dan komunikasi yang efektif. “Ini pelajaran buat kita semua. Kita harus hati-hati. Kepercayaan internasional tidak datang begitu saja. Harus dijaga dan dibangun,” tutur Erick Thohir. Oleh karena itu, ia menyatakan keengganannya untuk terburu-buru menunjuk pelatih. “Karena itu, saya tidak mau asal cepat menunjuk pelatih. Kita harus bangun dulu kembali kepercayaan itu secara bertahap untuk bisa dapatkan pelatih Timnas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Como ke Eropa? Reaksi Mirwan Suwarso Ungkap Ambisi Klub!
Sanksi AFC Mengintai! Harapan Malaysia di Ujung Tanduk FIFA
Haaland Menggila! Rayan Cherki Kirim Man City Libas Bournemouth
Ruben Amorim Bertindak Tak Terduga: Man United Tertahan di Nottingham!
Ultimatum Quartararo: Yamaha Harus Buktikan Diri Sekarang!
Ronaldo Bangga! Putra Debut Gol, Jadi Penerus di Portugal?
Gladbach Akhiri Paceklik: Kevin Diks Bawa Kemenangan Telak!
UFC 321 Kontroversial: Reaksi Dana White Mengguncang Dunia MMA!

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 10:33 WIB

Sanksi AFC Mengintai! Harapan Malaysia di Ujung Tanduk FIFA

Senin, 3 November 2025 - 06:11 WIB

Haaland Menggila! Rayan Cherki Kirim Man City Libas Bournemouth

Senin, 3 November 2025 - 02:52 WIB

Ruben Amorim Bertindak Tak Terduga: Man United Tertahan di Nottingham!

Minggu, 2 November 2025 - 20:11 WIB

Ultimatum Quartararo: Yamaha Harus Buktikan Diri Sekarang!

Minggu, 2 November 2025 - 17:41 WIB

Ronaldo Bangga! Putra Debut Gol, Jadi Penerus di Portugal?

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!