Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan tanggapan terkait kekalahan mengejutkan timnya 3-2 dari Timnas Jepang dalam laga uji coba FIFA Matchday yang berlangsung di Ajinomoto Stadium pada 14 Oktober 2025 malam WIB. Hasil minor ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Brasil sempat memimpin dua gol di babak pertama dan blunder fatal menjadi pemicu utama hasil tersebut.
Sebelum pertandingan ini, Brasil telah mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah berhasil menyelesaikan kualifikasi zona Amerika Selatan pada September lalu. Sebagai bagian dari agenda FIFA Matchday bulan Oktober, Selecao menjadwalkan dua pertandingan persahabatan melawan tim-tim kuat dari Asia. Mereka tampil dominan dengan menundukkan Korea Selatan 5-0 di Seoul World Cup Stadium pada 10 Oktober 2025.
Kemenangan telak atas Korea Selatan tersebut sempat memicu prediksi bahwa Brasil akan kembali meraih hasil serupa saat bersua Timnas Jepang. Ekspektasi tersebut tampaknya akan terwujud ketika Brasil berhasil unggul 2-0 pada paruh pertama laga di Ajinomoto Stadium.
Namun, alur pertandingan berbalik drastis di babak kedua. Tim tuan rumah, berjuluk Samurai Biru, meningkatkan intensitas permainan mereka secara signifikan. Jepang menerapkan pressing ketat di area pertahanan Brasil, memberikan tekanan konstan yang menyulitkan.
Petaka bagi Brasil terjadi ketika bek Fabricio Bruno melakukan kesalahan fatal. Di bawah tekanan pemain Jepang dekat kotak penalti, ia salah memberikan umpan. Bola yang seharusnya menuju rekan setimnya justru jatuh ke kaki Takumi Minamino, yang tanpa kesulitan menjebol gawang Hugo Souza pada menit ke-52.
Kesalahan ini rupanya berdampak besar pada mentalitas skuad Brasil, khususnya Fabricio Bruno sendiri. Tak lama berselang, Bruno kembali membuat blunder. Upayanya untuk menghalau tendangan Keito Nakamura tidak berhasil, membuat bola bersarang ke gawang Brasil untuk kedua kalinya dan menyamakan kedudukan.
Setelah insiden tersebut, Brasil terlihat kehilangan ritme permainan, sementara Jepang semakin percaya diri dan terus melancarkan serangan. Gol ketiga bagi Jepang kemudian tercipta pada menit ke-72 melalui Ayase Ueda, mengunci kemenangan comeback yang dramatis.
Ancelotti, dalam pernyataannya setelah pertandingan, secara khusus menyoroti blunder Fabricio Bruno sebagai penyebab utama runtuhnya mental timnya. “Sampai kesalahan (Fabricio Bruno) pada gol pertama, laga berjalan baik,” ujar Ancelotti, seperti yang dikutip dari BBC.
Pelatih asal Italia itu melanjutkan, “Tapi setelah itu, mental tim berantakan. Itu adalah kesalahan terbesarnya.” Ancelotti mengimbuhkan, “Saya rasa babak kedua secara keseluruhan tidak buruk. Namun, blunder berdampak pada mental tim.”






