Akhir 2025: Ekonomi Terancam Melambat, Siapkah Anda?

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 19 Oktober 2025 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akhir 2025: Ekonomi Terancam Melambat, Siapkah Anda?

Akhir 2025: Ekonomi Terancam Melambat, Siapkah Anda?

Survei kegiatan dunia usaha yang dirilis Bank Indonesia (BI) mengindikasikan proyeksi perlambatan aktivitas bisnis pada kuartal IV 2025. Responden dalam survei tersebut memproyeksikan pertumbuhan kegiatan usaha hanya mencapai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 10,53 persen. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan kinerja dunia usaha pada kuartal III 2025 yang mencatat SBT 11,55 persen, bahkan jauh di bawah kuartal IV 2024 yang mencapai 12,46 persen, demikian disampaikan pada Ahad, 19 Oktober 2025.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa meskipun terjadi perlambatan secara umum, mayoritas sektor usaha diperkirakan tetap mencatat pertumbuhan positif. Sektor-sektor seperti perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan motor, transportasi dan pergudangan, penyediaan akomodasi dan makan minum, serta informasi dan komunikasi diprediksi menjadi penopang utama. Ia menuturkan, “Hal ini sejalan dengan peningkatan aktivitas saat hari besar keagamaan nasional Natal dan libur akhir tahun.”

Baca Juga :  Harga Emas Antam Anjlok! Peluang Beli atau Waspada?

Secara spesifik, lapangan usaha perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan motor diperkirakan tumbuh dengan SBT sebesar 1,14 persen. Kemudian, sektor transportasi dan pergudangan diproyeksikan naik 1,06 persen SBT. Penyediaan akomodasi dan makan minum kemungkinan tumbuh 0,83 persen SBT, sementara informasi dan komunikasi diperkirakan tumbuh 0,96 persen SBT. Di sisi lain, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan justru diperkirakan mengalami penurunan pertumbuhan ke level SBT -0,86 persen, yang berpotensi menahan laju pertumbuhan kegiatan usaha secara keseluruhan.

Fenomena perlambatan ini, menurut Denny Prakoso, mencerminkan adanya dinamika musiman dalam ekonomi nasional. Sektor yang berkaitan erat dengan konsumsi dan mobilitas masyarakat seringkali mengalami lonjakan menjelang akhir tahun, didorong oleh liburan dan perayaan. Namun, sektor primer seperti pertanian memiliki siklusnya sendiri yang tidak selalu sejalan, sehingga memberikan dampak yang bervariasi terhadap pertumbuhan ekonomi di setiap kuartal.

Baca Juga :  Wall Street Rebound! Trump Picu Optimisme Pasar Saham Global

Adapun pada kuartal III 2025, meskipun kinerja dunia usaha tercatat tetap tumbuh positif, angkanya mengalami penurunan bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Pada periode kuartal II 2025, kinerja dunia usaha berhasil mencatat pertumbuhan dengan SBT yang lebih tinggi, yaitu sebesar 11,70 persen.

Meskipun demikian, sejumlah kegiatan usaha justru menunjukkan peningkatan signifikan pada kuartal ketiga 2025. Lapangan usaha konstruksi berhasil tumbuh dengan SBT 1,12 persen, diikuti pertambangan dan penggalian dengan 0,64 persen SBT. Industri pengolahan mencatat pertumbuhan 1,61 persen SBT, jasa keuangan melesat dengan 2,20 persen SBT, serta administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib tumbuh 0,79 persen SBT.

Sementara itu, beberapa kinerja lapangan usaha lainnya cenderung termoderasi pada periode tersebut. Sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan motor menunjukkan SBT sebesar 0,92 persen, sedangkan pertanian, kehutanan, dan perikanan berada di angka 0,87 persen SBT.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!