IMAS Cetak Laba Kuartal III 2025: Melonjak 216%!

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 2 November 2025 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMAS Cetak Laba Kuartal III 2025: Melonjak 216%!

IMAS Cetak Laba Kuartal III 2025: Melonjak 216%!

KanalHarian.com – JAKARTA. PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), emiten otomotif terkemuka dari Grup Salim, berhasil membukukan pertumbuhan kinerja yang impresif sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Pencapaian ini menegaskan posisi perusahaan di tengah dinamika pasar otomotif nasional.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak signifikan sebesar 216,06% secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini mencapai Rp 257,60 miliar per kuartal III-2025, jauh melampaui Rp 81,50 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tajam laba bersih ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang solid serta kenaikan pendapatan operasi lain. Pencapaian tersebut efektif mengimbangi lonjakan beban usaha dan beban keuangan yang turut terjadi.

Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 22,72 triliun, meningkat 4,62% yoy dibandingkan Rp 21,72 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Rincian pendapatan menunjukkan bahwa segmen usaha otomotif, termasuk bengkel, menyumbang Rp 18,13 triliun, naik 5,27% yoy dari Rp 17,22 triliun. Sementara itu, pendapatan dari segmen jasa keuangan, sewa kendaraan, dan logistik juga tumbuh 5,59% menjadi Rp 4,04 triliun dari sebelumnya Rp 3,82 triliun.

Baca Juga :  Laba Siloam International Melesat: Rp 761,34 Miliar di Kuartal III-2025

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, laba kotor perusahaan tumbuh 6,37% menjadi Rp 4,64 triliun, dari Rp 4,36 triliun. Kemudian, laba usaha juga melesat 16,9%, mencapai Rp 2,23 triliun dibandingkan Rp 1,90 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja laba bersih Indomobil turut diuntungkan oleh lonjakan signifikan pada pendapatan operasi lain. Angka ini mencapai Rp 908,94 miliar, melonjak 70% dari Rp 534,41 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sumber utama pendapatan operasi lain ini, sebagaimana tercatat dalam laporan keuangan, berasal dari pengakuan keuntungan atas akuisisi entitas anak baru pada tahun 2025. Akuisisi tersebut menghasilkan *goodwill* negatif sekitar Rp 389 miliar. Langkah strategis akuisisi entitas anak baru yang dilakukan perseroan pada tahun 2025, terutama dengan adanya *goodwill* negatif, dinilai mampu memberikan dorongan substansial bagi kinerja keuangan. Hal ini mencerminkan upaya Indomobil dalam mengoptimalkan portofolio bisnisnya demi menjaga tren pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan, meski menghadapi dinamika pasar yang kompetitif.

Baca Juga :  Perang Dagang AS-China Menghantam IHSG, Investor Panik?

Selain itu, beban keuangan perseroan yang relatif stabil pada level Rp 1,87 triliun turut berkontribusi positif. Kondisi ini membantu mempertahankan pertumbuhan laba sebelum pajak yang mencapai Rp 657,56 miliar, meningkat dari Rp 441,29 miliar pada tahun sebelumnya. Laba periode berjalan Indomobil juga menunjukkan peningkatan substansial. Angkanya tercatat sebesar Rp 360,75 miliar, melonjak 87,3% dibandingkan Rp 192,52 miliar pada kuartal III-2024. Capaian kinerja positif ini mendorong kenaikan signifikan laba per saham dasar (EPS). EPS perseroan melonjak menjadi Rp 64,49 per saham, dibandingkan Rp 20,40 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Beralih ke sisi neraca, IMAS melaporkan total aset mencapai Rp 72,11 triliun per kuartal III-2025. Angka ini mengalami kenaikan dari Rp 67,63 triliun yang tercatat pada akhir Desember 2024. Total liabilitas perusahaan per akhir September 2025 tercatat sebesar Rp 56,43 triliun, meningkat dari Rp 51,61 triliun pada akhir Desember 2024. Di sisi lain, total ekuitas perseroan mengalami sedikit penurunan, dari Rp 16,02 triliun per 31 Desember 2024 menjadi Rp 15,68 triliun hingga kuartal III-2025. Meskipun demikian, total saldo kas dan setara kas akhir periode perusahaan per kuartal III-2025 tercatat Rp 2,22 triliun. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 5,44 triliun.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!