JSMR Raup Untung Rp 2,72 Triliun: Investasi Jalan Tol Makin Menggiurkan?

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 30 Oktober 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JSMR Raup Untung Rp 2,72 Triliun: Investasi Jalan Tol Makin Menggiurkan?

JSMR Raup Untung Rp 2,72 Triliun: Investasi Jalan Tol Makin Menggiurkan?


KanalHarian.com – JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengumumkan penurunan laba bersih yang signifikan pada sembilan bulan pertama tahun 2025, meskipun perseroan mencatat pertumbuhan positif pada pendapatan tolnya. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada Kamis (30/10/2025), laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp 2,72 triliun, anjlok 17,32% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai Rp 3,3 triliun. Penurunan ini terjadi di tengah total pendapatan yang juga menyusut menjadi Rp 21,08 triliun dari Rp 22,45 triliun.

Secara rinci, pendapatan Jasa Marga hingga kuartal III-2025 menunjukkan dinamika yang beragam. Segmen pendapatan tol, sebagai tulang punggung bisnis perusahaan, justru menunjukkan performa yang solid dengan kenaikan menjadi Rp 13,41 triliun, melampaui Rp 12,74 triliun yang tercatat per September 2024. Kontributor lainnya, pendapatan usaha, sedikit menurun dari Rp 1,11 triliun menjadi Rp 1,1 triliun pada periode yang sama.

Baca Juga :  Utang Rp 6,81 T Direstrukturisasi, Peluang Saham KAEF Menguat?

Di sisi lain, pendapatan konstruksi mengalami kontraksi yang cukup tajam, menyusut dari Rp 8,5 triliun menjadi Rp 6,55 triliun. Namun, penurunan ini diimbangi oleh efisiensi yang dicapai dalam beban pokok pendapatan, yang juga menurun signifikan dari Rp 14,32 triliun menjadi Rp 12,5 triliun. Langkah tersebut secara tidak langsung mendorong laba bruto Jasa Marga naik 5,48% secara tahunan, mencapai Rp 8,57 triliun.

Dinamika kinerja keuangan Jasa Marga ini menunjukkan adanya pergeseran fokus dan tantangan. Pertumbuhan pendapatan tol mengindikasikan semakin tingginya mobilitas pengguna jalan serta keberhasilan strategi pengelolaan aset tol. Namun, kontraksi pada segmen konstruksi, yang sering kali menjadi penopang pendapatan di fase pembangunan, serta lonjakan beban pajak, menjadi faktor krusial yang menekan bottom line perusahaan. Ini menggarisbawahi pentingnya diversifikasi pendapatan dan manajemen risiko fiskal di tengah proyeksi pertumbuhan infrastruktur.

Baca Juga :  BBNI, KLBF, SCMA: Analisis Teknikal Saham untuk Kamis Ini!

Faktor utama yang menekan laba bersih adalah peningkatan beban pajak yang mencolok. Total beban pajak penghasilan tercatat sebagai arus keluar sebesar Rp 1,21 triliun pada kuartal III-2025, sebuah kondisi yang kontras tajam jika dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu yang justru mencatat arus masuk sebesar Rp 73,12 miliar. Perubahan drastis pada pos pajak inilah yang pada akhirnya mengikis laba bersih Jasa Marga, meskipun laba bruto perusahaan mampu tumbuh positif.

Meskipun demikian, posisi neraca Jasa Marga per 30 September 2025 menunjukkan pertumbuhan aset yang berkelanjutan, mencapai Rp 155,02 triliun, meningkat dari Rp 148,64 triliun pada akhir tahun 2024. Total liabilitas juga bertumbuh menjadi Rp 94,05 triliun, sejalan dengan kenaikan ekuitas yang tercatat sebesar Rp 60,98 triliun.

Namun, perusahaan menghadapi tantangan dalam posisi kasnya. Kas dan setara kas pada akhir periode menunjukkan penurunan drastis, hanya menyisakan Rp 5,54 triliun. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan posisi Rp 13,68 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya, mengindikasikan adanya penggunaan kas yang signifikan untuk aktivitas operasional atau investasi selama periode tersebut.

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!