MyRepublic Indonesia secara resmi memperluas jangkauan layanan internet cepatnya ke tujuh kota baru di seluruh Nusantara, menandai langkah besar menuju pemerataan akses digital. Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjadi pusat peluncuran ekspansi ini yang digelar secara hibrida pada Kamis, 30 Oktober 2025. Selain Kupang, enam kota lain yang kini dapat menikmati koneksi internet MyRepublic adalah Gorontalo, Kendari, Bangkalan, Bukittinggi, Palu, dan Lubuk Linggau.
Keputusan memilih Kupang sebagai titik sentral peluncuran bukan tanpa alasan. Ibu kota Nusa Tenggara Timur ini menjadi kota pertama di provinsi tersebut yang secara resmi terlayani oleh MyRepublic, menunjukkan fokus perusahaan pada potensi ekonomi digital di kawasan timur Indonesia. Sementara itu, kota-kota lain seperti Gorontalo, Kendari, Bangkalan, Bukittinggi, Palu, dan Lubuk Linggau juga siap merasakan dampak positif dari konektivitas yang lebih baik.
Acara peresmian perluasan jaringan ini berlangsung secara hibrida, berpusat di Kantor Cabang MyRepublic Kupang yang beralamat di Jl. Jenderal Sudirman No.154 B, serta terhubung secara daring dengan perwakilan dari Bangkalan. Momen penting ini ditandai dengan prosesi simbolis pengguntingan pita dan demonstrasi langsung uji kecepatan internet di Kupang, yang membuktikan kualitas layanan. Iman Sharizal, Chief Sales Marketing Officer MyRepublic, menuturkan bahwa langkah ekspansi ke tujuh area baru ini adalah wujud nyata dari komitmen MyRepublic Indonesia untuk menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi dari ujung barat hingga timur Nusantara.
Ekspansi ini bukan sekadar penambahan jumlah kota, melainkan refleksi dari ambisi MyRepublic untuk menjadi “Pride of Indonesia”—sebuah perusahaan kebanggaan nasional yang aktif mendorong digitalisasi dan pemerataan akses internet di seluruh pelosok negeri. Dengan membawa infrastruktur internet berkecepatan tinggi ke wilayah-wilayah yang sebelumnya mungkin kurang terlayani, perusahaan bertujuan untuk membuka peluang baru bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal, khususnya dalam memacu pertumbuhan ekonomi digital di kawasan timur Indonesia yang memiliki potensi besar. Hal ini sekaligus menggarisbawahi upaya MyRepublic dalam mendukung visi pemerintah untuk transformasi digital yang inklusif.
Di Kupang sendiri, layanan MyRepublic Indonesia kini telah menjangkau delapan area utama, meliputi Kelapa Lima, Liliba, Pasir Panjang, Bakunase, Naikoten, Oebufu, Fatufeto, dan Oesapa. Beragam pilihan produk tersedia untuk memenuhi kebutuhan pengguna, mulai dari paket residensial dengan kecepatan 30 Mbps hingga 500 Mbps, hingga paket khusus untuk segmen bisnis (SME) dan korporasi. Iman Sharizal mengimbuhkan, “Kami bangga dapat membawa koneksi internet yang cepat dan stabil untuk mendukung perkembangan ekonomi digital di kawasan timur Indonesia.” Pernyataan ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan ekonomi lokal melalui konektivitas.
Untuk menyambut pelanggan baru, MyRepublic turut menghadirkan penawaran menarik, termasuk gratis biaya instalasi senilai Rp 500.000 serta diskon khusus bagi warga di area baru Kupang. Di samping itu, MyRepublic juga memiliki rencana untuk meluncurkan paket internet yang digabungkan dengan layanan TV, yang akan tersedia setelah seluruh proses perizinan selesai.
Hingga tahun 2025, MyRepublic telah memperlihatkan jejak ekspansinya yang signifikan, berhasil hadir di 64 dari 98 kota besar di Indonesia serta menjangkau 98 dari 416 kabupaten. Angka ini menunjukkan progres nyata MyRepublic dalam mencapai visinya sebagai “Pride of Indonesia”—sebuah perusahaan kebanggaan nasional yang secara berkelanjutan berupaya mendorong digitalisasi dan pemerataan akses internet di seluruh pelosok negeri. Perusahaan menegaskan akan terus melanjutkan perluasan jaringan ke lebih banyak wilayah di masa mendatang.






