Di tengah perayaan keberhasilan mempertahankan gelar konstruktor Formula 1 untuk musim kedua berturut-turut, tim McLaren justru dilanda ketegangan internal. Dua pembalap andalannya, Lando Norris dan Oscar Piastri, terlibat insiden tabrakan di awal balapan Grand Prix Singapura (5/10/2025), yang membuat suasana tim menjadi panas meski hasil akhir tetap menguntungkan.
Balapan di Marina Bay Street Circuit dimenangkan oleh George Russell (Mercedes), sementara Norris finis di posisi ketiga dan Piastri di posisi keempat. Hasil kombinasi keduanya cukup untuk memastikan McLaren mengunci gelar konstruktor musim 2025 dengan total 650 poin, unggul jauh atas Mercedes dan Ferrari. Namun, kegembiraan itu ternoda oleh insiden antar pembalap sendiri yang memicu perdebatan di dalam tim.
Sejak lap pembuka, tensi sudah terasa tinggi. Norris, yang start dari posisi kelima, mencoba menyalip Piastri dari sisi dalam tikungan sempit. Upaya agresif itu menyebabkan kontak antara dua mobil MCL38, meskipun keduanya berhasil melanjutkan balapan. Piastri segera melampiaskan kekesalannya melalui radio tim:
“Tindakan seperti itu bukan cerminan tim. Apakah wajar Lando memaksa saya keluar dari jalur?”
Insinyur balap Piastri, Tom Stallard, menenangkan pembalap Australia itu dengan menjelaskan bahwa Norris tidak dijatuhi penalti, karena insiden dianggap akibat upaya menghindari mobil Max Verstappen di depan. Namun, Piastri tetap tidak puas, menyebut penilaian itu “tidak adil,” apalagi ia merasa McLaren akhir-akhir ini terlalu memihak Norris.
Ketegangan ini memperuncing rivalitas di dalam tim, terlebih setelah Norris beberapa kali mendapat strategi pit yang menguntungkannya di seri-seri sebelumnya. Kini, jarak poin antara kedua pembalap hanya 22 poin (336 untuk Piastri dan 314 untuk Norris), sehingga sisa empat balapan musim ini diprediksi akan berlangsung panas di garasi McLaren.
Di sisi lain, George Russell tampil gemilang untuk kemenangan keduanya musim ini dan kelima sepanjang kariernya. Seperti saat kemenangannya di Kanada pada Juni lalu, pembalap Inggris itu menguasai jalannya lomba sejak awal, menjaga jarak aman hingga lebih dari 10 detik dari Verstappen. Meski pembalap Red Bull itu mencoba strategi berbeda dengan ban lunak, upayanya tak membuahkan hasil.
Sementara itu, Norris sempat berpeluang menyalip Verstappen di lap-lap akhir ketika mobil Red Bull mulai kehilangan grip dan membuat kesalahan di tikungan 16–17. Namun, peluang emas itu gagal dimanfaatkan karena Verstappen berhasil mempertahankan posisi hingga garis finis.
Hasil GP Singapura 2025:
-
George Russell (Mercedes)
-
Max Verstappen (Red Bull)
-
Lando Norris (McLaren)
-
Oscar Piastri (McLaren)
-
Kimi Antonelli (Mercedes)
Kemenangan Russell membuat Mercedes menambah poin penting untuk posisi kedua klasemen konstruktor, tetapi sorotan tetap tertuju pada McLaren bukan karena dominasinya, melainkan karena konflik internal yang mulai terbuka di publik.
Jika tidak segera diselesaikan, rivalitas Norris–Piastri bisa menjadi ujian besar bagi manajemen tim McLaren menjelang akhir musim. Dua pembalap muda berbakat itu kini bersaing bukan hanya dengan lawan di lintasan, tetapi juga satu sama lain demi supremasi di dalam tim.






