Sanksi AS Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia!

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 23 Oktober 2025 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanksi AS Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia!

Sanksi AS Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia!

Harga minyak mentah melonjak signifikan pada perdagangan Kamis (23/10/2025) pagi setelah Amerika Serikat mengumumkan sanksi berat terhadap produsen minyak terbesar Rusia. Pada pukul 07.28 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember 2025 di New York Mercantile Exchange tercatat di level US$60,24 per barel. Angka ini mengalami kenaikan 2,97% dari posisi sehari sebelumnya yang berada di US$58,50 per barel.

Kenaikan harga komoditas energi global ini dipicu oleh kebijakan Washington yang memasukkan dua raksasa energi Rusia, Rosneft PJSC dan Lukoil PJSC, ke dalam daftar hitam. Mengutip laporan Bloomberg, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Presiden AS Donald Trump untuk meningkatkan tekanan kepada mitranya, Vladimir Putin, guna merundingkan pengakhiran perang di Ukraina. Sanksi ini diberlakukan atas dasar kurangnya komitmen Moskow terhadap upaya perdamaian di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Rapel Gaji Pensiunan ASN, TNI, Polri Cair November 2025: Cek Rekening!

Rosneft dan Lukoil bukan sekadar pemain biasa dalam industri minyak Rusia. Kedua perusahaan ini merupakan produsen minyak terbesar di Rusia yang secara kolektif menyumbang hampir separuh dari total ekspor minyak negara itu. Pada paruh pertama tahun ini saja, volume ekspor mereka diperkirakan mencapai 2,2 juta barel per hari. Dengan sanksi ini, pasokan minyak Rusia ke pasar global berpotensi terganggu, memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar dan menopang kenaikan harga.

Langkah embargo terhadap perusahaan-perusahaan minyak kunci Rusia ini juga dilengkapi dengan tekanan diplomatik yang lebih luas. Presiden Trump, di sisi lain, berupaya menekan para pembeli minyak mentah utama Rusia, seperti India dan China, untuk mengurangi ketergantungan mereka. Kebijakan ini menegaskan keseriusan Washington dalam memanfaatkan instrumen ekonomi guna mencapai tujuan geopolitiknya terkait konflik di Ukraina.

Baca Juga :  IHSG Melonjak 1,09% Sesi I: Peluang Investasi Sesi II?

Sanksi baru ini menandai pergeseran arah yang jelas dalam pendekatan Donald Trump terhadap Rusia. Pekan lalu, sang presiden masih menyampaikan niatnya untuk bertemu Putin dalam beberapa minggu mendatang, bahkan berulang kali menuturkan keyakinannya bahwa Rusia menginginkan akhir dari konflik. Namun, pada Selasa (21/10), Trump berbalik arah, menegaskan bahwa ia tidak ingin pertemuan puncak tersebut berakhir tanpa hasil nyata yang konkrit.

Para analis pasar menafsirkan perubahan sikap Presiden Trump, dari ancang-ancang diplomasi menjadi pengetatan sanksi ekonomi, sebagai strategi untuk memperkuat posisi tawar AS sebelum kemungkinan dialog. Dengan menargetkan jantung ekonomi Rusia—sektor minyak—Washington berharap dapat menciptakan tekanan yang cukup signifikan, sehingga Moskow terpaksa mempertimbangkan ulang sikapnya terhadap perang di Ukraina. Langkah ini bukan hanya tentang membatasi pendapatan Rusia, melainkan juga tentang mengirimkan pesan yang tegas bahwa AS siap menggunakan semua alat yang tersedia untuk mencapai stabilitas di Eropa Timur.

Baca Juga :  DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Berita Terkait

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025
Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?
Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya
DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025
KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!
Onadio Leonardo Sehat! Hasil Pemeriksaan Polres Jakbar Bikin Lega
Harga Batubara Anjlok Akhir Tahun? Investor Waspada!
Window Dressing Mengintai? Peluang dan Risiko IHSG Bulan Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

ABMM Tertekan: Laba Investama Anjlok di Kuartal III-2025

Selasa, 4 November 2025 - 10:06 WIB

Kimia Farma Merugi Ratusan Miliar Investor Cemas?

Selasa, 4 November 2025 - 07:11 WIB

Awas! BPOM Bongkar 15 Produk Herbal Ilegal Berbahaya

Selasa, 4 November 2025 - 00:56 WIB

DEX Pintu Meledak! Pengguna Baru Melonjak 490% di Kuartal III-2025

Senin, 3 November 2025 - 20:46 WIB

KPK Sikat Dinas PUPR Riau: OTT Gegerkan Publik!

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!