Google mulai meluncurkan pembaruan firmware untuk perangkat smart speaker Google Home dan Nest Audio yang mengubah warna lampu LED indikatornya. Perubahan visual kecil yang terungkap pada Jumat (17/10/2025) ini diyakini sebagai sinyal kuat akan datangnya integrasi kecerdasan buatan (AI) Gemini yang akan menggantikan Google Assistant.
Pembaruan yang saat ini didistribusikan kepada pengguna program Beta (Preview) tersebut membuat empat titik LED di speaker kini berkedip sekejap dalam warna khas Google—merah, kuning, hijau, dan biru saat diaktifkan dengan perintah “Hei Google”, sebelum kembali ke warna putih standar. Banyak pengguna tidak menyadari bahwa lampu LED tersebut sebenarnya adalah unit RGB.
Perubahan ini diyakini bukan sekadar pembaruan estetika. Animasi multi-warna tersebut sangat sejalan dengan logo AI Gemini, yang dijadwalkan akan memulai pengujian publiknya sebagai “Gemini for Home” di Amerika Serikat pada 28 Oktober mendatang.
“Animasi warna-warni yang begitu cepat ini adalah petunjuk visual pertama bagi pengguna bahwa ada sesuatu yang baru di dalam perangkat mereka. Ini adalah cara Google secara halus menandai transisi dari era Asisten ke era Gemini, yang logonya identik dengan kombinasi warna tersebut,” demikian analisis pengamat teknologi.
Google juga telah mengumumkan akan merilis speaker pintar baru dalam beberapa bulan mendatang dengan nama Google Home Speaker, yang akan meninggalkan desain empat titik LED dan beralih ke cincin cahaya di bagian dasar. Perubahan visual pada model lama ini memperkuat indikasi adanya perombakan besar di lini produk smart home Google.
Perubahan warna LED pada speaker Google Home ini mungkin tampak sepele, namun ini menandai awal dari pergeseran fundamental dalam ekosistem smart home Google. Transisi dari Google Assistant ke Gemini menjanjikan interaksi yang lebih cerdas dan kapabel, mengubah speaker pintar dari sekadar asisten menjadi mitra AI yang lebih proaktif.






