Real Madrid sukses memetik kemenangan penuh gengsi dalam edisi perdana El Clasico musim ini, menundukkan rival abadinya, Barcelona, dengan skor 2-1. Laga sengit yang memanaskan Stadion Santiago Bernabeu pada Minggu (27/10/2025) malam WIB tersebut membawa Los Blancos kian mantap di puncak klasemen Liga Spanyol, unggul lima poin dari Blaugrana.
Dua gol krusial bagi Real Madrid dicetak oleh Kylian Mbappe pada menit ke-22 dan Jude Bellingham di menit ke-43, memastikan keunggulan mereka. Sementara itu, Barcelona hanya mampu membalas lewat gol semata wayang dari Fermin Lopez pada menit ke-38.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, seusai pertandingan menyampaikan rasa bangganya atas performa yang ditunjukkan anak asuhnya. Ia menuturkan, “Kami mampu mengatasi lawan dengan baik. Kami telah bekerja dengan keyakinan yang tinggi. Gol yang kebobolan merupakan kerugian bagi kami dan gol Koundé hanya setengah peluang, tetapi kami menciptakan banyak peluang.” Legenda Real Madrid itu melanjutkan, ia juga merasakan koneksi yang luar biasa antara pemain dan suporter. “Saya melihat para pemain dan stadion menikmati momen tersebut. Ada koneksi yang sangat baik….Saya menikmati semuanya. Proyek ini baru saja dimulai, tetapi koneksi sangatlah penting. Dan hari ini saya merasakannya.”
Insiden Panas Libatkan Lamine Yamal
Ketegangan tidak berhenti setelah peluit panjang berbunyi. Pertengkaran sempat pecah melibatkan sejumlah pemain Real Madrid dan bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Yamal terlibat adu mulut dengan dua pemain Los Blancos, Dani Carvajal dan Vinicius Junior, yang kemudian harus dilerai oleh Eduardo Camavinga.
Tak hanya itu, kiper Thibaut Courtois yang ikut terpancing emosi juga sempat menghampiri pemain timnas Spanyol tersebut sebelum dicegah oleh rekan-rekannya. Memasuki lorong stadion, situasi kembali memanas ketika Vinicius Junior menyerang Yamal, beruntung aksi tersebut segera dicegah oleh pihak keamanan. Insiden ini ditengarai merupakan respons atas ucapan kontroversial Lamine Yamal yang dianggap menyinggung Real Madrid, memicu amarah para bintang Los Blancos.
Ketegangan di lapangan hijau dan sekitarnya tak hanya tercermin dari insiden pasca-laga. Sebelumnya, Vinicius Jr. sempat menjadi sorotan kala ditarik keluar oleh Xabi Alonso pada paruh kedua. Peristiwa ini, yang memicu reaksi emosional dari sang bintang Brasil, seolah menegaskan bagaimana intensitas El Clasico mampu menguji mental setiap pemain, di mana setiap keputusan taktis dan komentar pedas dapat membakar suasana, baik di pinggir lapangan maupun setelah peluit akhir berbunyi.
Komentar Xabi Alonso Mengenai Emosi Vinicius Jr.
Ledakan emosi Vinicius Jr. memang sudah terlihat sebelum insiden Yamal. Ia menunjukkan ketidakpuasan yang jelas saat Xabi Alonso memutuskan untuk menariknya keluar pada babak kedua. Pemain asal Brasil itu mengekspresikan kekecewaannya dengan sumpah serapah, bahkan sempat melayangkan protes kepada staf pelatih di bangku cadangan. Alih-alih duduk di bangku cadangan, Vinicius memilih langsung menuju lorong pemain menuju kamar ganti, merasa dirinya tampil cukup baik sepanjang laga. Namun, ia kembali muncul kemudian untuk turut serta dalam perkelahian usai peluit akhir.
Menanggapi sikap sang pemain, Xabi Alonso memilih untuk tidak terlalu mempermasalahkan dan lebih menyoroti penampilan impresif Vinicius dalam pertandingan tersebut. “Saya tidak ingin kehilangan fokus pada hal-hal penting. Ini adalah hal-hal yang akan kita bicarakan. Dalam pertandingan hebat yang telah ia mainkan, Vini juga telah banyak berkontribusi,” ujar Alonso. Ia menambahkan, “Di dalam skuad terdapat kepribadian yang berbeda-beda. Sekarang kami akan menikmatinya dan, pada waktunya, kami akan berbicara di ruang ganti.”
Selain Vinicius, Alonso juga mengomentari peran vital Jude Bellingham yang terus menjadi pemain kunci bagi Real Madrid. “Dia telah memainkan tiga pertandingan yang sangat bagus. Kami tahu bahwa sebelum jeda terakhir dia membutuhkan waktu, menit bermain, untuk bangkit,” jelasnya. “Jude adalah tentang sensasi, transmisi, dan keterlibatan. Itulah mengapa dia memainkan pertandingan yang sangat bagus,” tandas Alonso.






