JAKARTA – Pasangan selebriti Raisa Andriana dan aktor Hamish Daud akhirnya angkat bicara mengenai keputusan mereka untuk bercerai. Pengumuman tersebut disampaikan melalui unggahan kolaborasi di akun Instagram keduanya pada Minggu (26/10/2025), menyusul informasi gugatan cerai yang telah dilayangkan Raisa di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 22 Oktober 2025. Sidang perdana perceraian mereka sendiri dijadwalkan akan digelar pada 3 November 2025 mendatang.
Dalam pernyataan yang mengagetkan banyak pihak itu, keduanya menuturkan bahwa keputusan untuk menempuh jalan masing-masing telah melalui serangkaian pertimbangan matang dan pemikiran panjang. Baik Raisa maupun Hamish menegaskan bahwa proses tersebut telah mereka jalani dalam ranah pribadi. “Setelah melalui banyak pertimbangan dan pemikiran panjang, kami memilih untuk menempuh jalan kami masing-masing,” demikian tertulis dalam unggahan tersebut. Mereka juga menambahkan, “Keputusan ini kami ambil bersama, dan telah cukup lama kami proses dalam ruang pribadi kami masing-masing, sebelum akhirnya berita ini sampai ke kalian.”
Penyanyi dengan lagu hit “Usai di Sini” ini juga menjelaskan bahwa perpisahan ini bukan cerminan sikap menyerah. Sebaliknya, hal itu merupakan bentuk kebijaksanaan dalam menyikapi sebuah hubungan. “Ini terjadi bukan karena kami menyerah, tapi kami berusaha bijaksana,” tulis Raisa dengan lugas. Pernyataan ini memberikan nuansa kedewasaan pada langkah yang mereka ambil, mengisyaratkan adanya pemahaman mendalam tentang dinamika relasi yang berujung pada perubahan status.
Meskipun tengah dalam proses perpisahan secara hukum, Raisa dan Hamish memastikan hubungan mereka tetap terjalin baik. Langkah ini menunjukkan kedewasaan dan komitmen mereka dalam menjaga komunikasi. “Sepanjang prosesnya, kami tetap saling menjaga dan berusaha memahami kebutuhan satu sama lain dengan sebaik-baiknya,” ungkap keduanya. Mereka pun secara terbuka menyatakan, “Hubungan kami tetap baik, meski berubah.” Pernyataan ini seolah memberikan gambaran bahwa meskipun arah hubungan mereka berubah, fondasi rasa saling hormat dan pengertian tetap kokoh.
Keputusan Raisa dan Hamish untuk menyampaikan kabar perceraian secara langsung kepada publik, lengkap dengan penjelasan mengenai proses dan sikap mereka, menunjukkan upaya menjaga narasi dan citra di tengah perhatian luas. Pendekatan transparan ini memungkinkan mereka mengontrol informasi yang beredar, sekaligus menegaskan bahwa perpisahan tidak selalu harus diwarnai konflik, melainkan bisa dijalani dengan kepala dingin dan saling pengertian. Ini merupakan cara yang bijak untuk menjaga stabilitas emosional bagi semua pihak yang terlibat, termasuk para penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan cinta mereka.






