Petenis nomor dua dunia Jannik Sinner dipastikan absen membela tim Italia di final Piala Davis 2025 bulan depan. Keputusan mundur ini diumumkan Kapten Filippo Volandri, meski ironisnya final digelar di kandang sendiri di Bologna, Italia.
Sinner menyebut jadwal akhir musim yang sangat padat menjadi alasan utama, karena ia fokus mengejar peringkat satu dunia di ATP 500 Wina, Paris Masters, dan Final ATP Turin. Ia juga ingin menambah waktu persiapan untuk musim baru demi mempertahankan gelar Australia Terbuka 2026.
“Kami memutuskan untuk tidak berpartisipasi karena akhir tahun sangat panjang, dan saya membutuhkan satu minggu tambahan untuk memulai pelatihan lebih awal untuk musim baru. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kembali kondisi yang baik ketika datang ke Australia Terbuka awal tahun depan,” katanya di Wina.
Pilihan Jannik Sinner ini, menurut pengamat, menjadi dilema atlet modern antara mengejar peringkat satu dunia dan membela negara di ajang tim. Absennya Sinner di kandang sendiri menjadi kerugian besar bagi Italia yang mengandalkannya sebagai pahlawan nasional pasca menjuarai Piala Davis 2024, katanya.
Presiden Federasi Tenis Italia, Angelo Binashi, menghormati keputusan tersebut. “Kami memahami dan menghormati keputusan Jannik. Itu diajukan setelah musim yang panjang dan menegangkan di mana ia sekali lagi menyatakan sebagai contoh teladan untuk seluruh gerakan tenis Italia,” ujar Binashi.
Tanpa Jannik Sinner, Italia akan mengandalkan Lorenzo Musetti, Matteo Berrettini, dan Flavio Cobolli, yang disebut Volandri siap bertarung melawan Austria. Absennya Sinner dari Piala Davis 2025 di Bologna menjadi ujian berat bagi Italia untuk mempertahankan gelar di hadapan publik sendiri, sekaligus menegaskan pergeseran prioritas dalam tenis profesional global.






