Real Madrid sukses memetik tiga poin krusial dalam lawatan mereka ke markas Getafe di Coliseum Alfonso Pérez pada Minggu malam. Kemenangan tipis 1-0 yang ditentukan oleh gol larut Kylian Mbappé ini mengukuhkan posisi Los Blancos di puncak klasemen La Liga, unggul dua poin atas Barcelona jelang El Clásico akhir pekan mendatang. Namun, di balik euforia tersebut, muncul kabar kurang menyenangkan yang membuat para Madridista cemas, yaitu cedera yang menimpa bek senior David Alaba.
Pertandingan yang berlangsung ketat itu nyaris berakhir imbang sebelum Mbappé memecah kebuntuan di menit-menit akhir, memastikan kemenangan vital bagi tim asuhan Xabi Alonso. Sayangnya, kegembiraan kemenangan tersebut harus sedikit terganggu setelah David Alaba terpaksa ditarik keluar lebih awal karena mengalami cedera betis. Kejadian ini menjadi sorotan utama, mengingat pentingnya peran Alaba dalam lini pertahanan.
Alaba Kembali Tumbang di Tengah Kemenangan
Menurut laporan jurnalis Javi Herraez dari Carrusel Deportivo, pemain asal Austria itu mengalami ketegangan pada otot betisnya. Ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas medis Real Madrid hari ini untuk memastikan tingkat keparahan cedera tersebut. Insiden ini menambah daftar panjang kekhawatiran terkait kondisi fisik sang pemain.
Pada laga kontra Getafe, Alaba tampil sebagai starter di jantung pertahanan, berduet dengan Eder Militao, sebuah kombinasi yang jarang terlihat di musim ini. Bek berpengalaman itu menunjukkan performa solid sepanjang babak pertama dan bahkan hampir mencetak gol melalui tendangan bebas jelang turun minum. Namun, nasib berkata lain. Ia tidak kembali ke lapangan setelah jeda dan harus digantikan oleh Raul Asencio, mengindikasikan bahwa cedera yang dialami cukup serius.
Momen ini terasa begitu ironis, mengingat Alaba baru saja menyatakan dirinya “sepenuhnya fit dan siap merebut kembali posisi starter”-nya di skuad asuhan Xabi Alonso. Perjalanan panjang pemulihan yang telah ia lalui selama satu setengah tahun terakhir, seolah kembali diuji oleh takdir yang kejam. Kondisi ini tak hanya menjadi pukulan telak bagi sang pemain secara pribadi, tetapi juga menambah beban bagi staf medis dan pelatih yang harus segera mencari solusi defensif di tengah jadwal padat dan krusial.
Cedera ini jelas menjadi pukulan berat bagi Alaba. Mantan pemain Bayern Munich itu baru saja merasa bugar setelah serangkaian cedera panjang yang mengganggu kariernya. Jika hasil tes menunjukkan cedera cukup serius, Alaba kemungkinan besar akan absen di laga akbar melawan Barcelona akhir pekan ini. Pertandingan tersebut bukan sekadar El Clásico biasa, melainkan laga yang berpotensi menentukan arah perebutan gelar La Liga musim ini.
Dengan potensi absennya Alaba, Xabi Alonso mungkin harus memutar otak untuk menyiapkan lini pertahanannya. Eder Militao, Asencio, hingga Joan Martinez bisa menjadi opsi pengganti yang masuk akal. Namun, kehilangan salah satu bek paling berpengalaman jelas akan mengurangi kedalaman dan kualitas skuad Los Blancos.
Meski kemenangan atas Getafe memperkuat posisi mereka di puncak klasemen, Real Madrid kini dihadapkan pada dilema besar. Mereka harus menjaga momentum kemenangan tanpa salah satu pilar pertahanan paling krusial. Satu hal pasti, perjalanan menuju El Clásico tidak akan mudah, terutama ketika kabar cedera mulai menghantui ruang ganti Santiago Bernabéu lagi.






