Sorotan Tajam: Statistik Kluivert di Timnas, Mengecewakan?

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 13 Oktober 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejak resmi menakhodai Timnas Indonesia pada 9 Januari 2025, menggantikan Shin Tae-yong, Patrick Kluivert telah memimpin skuad Garuda dalam delapan pertandingan resmi. Pelatih asal Belanda ini menghadapi tantangan besar dengan hasil yang menunjukkan fluktuasi kinerja tim nasional. Delapan laga ini termasuk empat pertandingan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, dua laga persahabatan, serta dua duel krusial di putaran keempat.

Dari delapan pertandingan tersebut, Kluivert mencatatkan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan. Persentase kemenangan Timnas Indonesia di bawah asuhannya tercatat hanya sebesar 37,5 persen. Tiga poin penuh berhasil diraih Garuda saat menundukkan Bahrain (1-0), Cina (1-0), dan Taiwan (6-0). Sementara itu, satu-satunya hasil seri didapatkan ketika berhadapan dengan Lebanon (0-0). Empat kekalahan datang dari lawan-lawan tangguh, yakni Australia (1-5), Jepang (0-6), Arab Saudi (2-3), dan Irak (0-1). Secara keseluruhan, dalam delapan pertandingan ini, Timnas Indonesia berhasil mencetak 11 gol namun kebobolan 15 kali.

Baca Juga :  Messi Dominasi MLS: Sepatu Emas 2025 Hampir Jadi Miliknya!

Dari segi taktik, Patrick Kluivert belum menemukan formulasi yang tetap bagi skuadnya. Ia tercatat empat kali menerapkan skema empat bek dan empat kali pula bermain dengan tiga bek selama delapan laga awal kepemimpinannya. Tingkat rotasi pemain pun terlihat cukup tinggi. Total, 32 pemain berbeda telah diuji coba sepanjang periode awal kepelatihan Kluivert.

Gelandang Thom Haye menjadi satu-satunya pemain yang selalu tampil dalam kedelapan pertandingan tersebut, menunjukkan konsistensi di lini tengah. Di bawahnya, Jay Idzes dan Kevin Diks sama-sama mencatatkan tujuh penampilan. Selain itu, terdapat lima pemain yang bermain dalam enam laga, meliputi Joey Pelupessy, Ole Romeny, Ricky Kambuaya, Eliano Reijnders, dan Ramadhan Sananta.

Di lini serang, Ole Romeny tampil sebagai pencetak gol terbanyak di era Kluivert dengan koleksi tiga gol, diikuti oleh Kevin Diks yang menyumbangkan dua gol. Lima pemain lainnya masing-masing berhasil menyumbang satu gol. Dalam urusan assist, enam pemain tercatat menorehkan masing-masing satu assist. Statistik ini jelas menggambarkan bahwa fase awal kepelatihan Kluivert bersama Timnas Indonesia masih berada dalam proses pencarian keseimbangan optimal antara eksperimen taktik dan performa di lapangan.

Baca Juga :  Sanksi AFC Mengintai! Harapan Malaysia di Ujung Tanduk FIFA

Target yang Gagal Terpenuhi

Ketika ditunjuk pada Januari 2025, Patrick Kluivert mengemban target besar dari PSSI. Federasi sepak bola Indonesia tersebut menargetkan agar ia membawa Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Selain itu, tujuan jangka panjang PSSI adalah melihat Indonesia berlaga di Olimpiade 2028 dan Piala Dunia 2030. Sayangnya, target jangka pendek untuk Piala Dunia 2026 gagal tercapai setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan dalam dua pertandingan putaran keempat kualifikasi zona Asia melawan Arab Saudi dan Irak.

Kluivert sendiri mengungkapkan kekecewaannya mendalam pasca kekalahan dari Irak. “Pertama-tama saya sangat kecewa. Jika melihat jalannya pertandingan, kami tampil jauh lebih baik, tetapi hasilnya lagi-lagi tidak berpihak kepada kami,” ujar pelatih berkebangsaan Belanda itu dengan nada menyesal.

Ia juga tak lupa membela para pemainnya, menegaskan bahwa Jay Idzes dan rekan-rekannya telah berjuang sangat keras untuk mencapai tahap ini. “Saya sangat bangga dengan para pemain yang menunjukkan hati dan keberanian mereka di lapangan. Kami menciptakan peluang dan bermain sangat baik, tetapi satu momen bisa mengubah segalanya. Kami kalah karena satu aksi dan itu sangat menyakitkan,” katanya, menggambarkan pahitnya kekalahan yang harus diterima skuad Garuda.

Berita Terkait

Como ke Eropa? Reaksi Mirwan Suwarso Ungkap Ambisi Klub!
Sanksi AFC Mengintai! Harapan Malaysia di Ujung Tanduk FIFA
Haaland Menggila! Rayan Cherki Kirim Man City Libas Bournemouth
Ruben Amorim Bertindak Tak Terduga: Man United Tertahan di Nottingham!
Ultimatum Quartararo: Yamaha Harus Buktikan Diri Sekarang!
Ronaldo Bangga! Putra Debut Gol, Jadi Penerus di Portugal?
Gladbach Akhiri Paceklik: Kevin Diks Bawa Kemenangan Telak!
UFC 321 Kontroversial: Reaksi Dana White Mengguncang Dunia MMA!

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 10:33 WIB

Sanksi AFC Mengintai! Harapan Malaysia di Ujung Tanduk FIFA

Senin, 3 November 2025 - 06:11 WIB

Haaland Menggila! Rayan Cherki Kirim Man City Libas Bournemouth

Senin, 3 November 2025 - 02:52 WIB

Ruben Amorim Bertindak Tak Terduga: Man United Tertahan di Nottingham!

Minggu, 2 November 2025 - 20:11 WIB

Ultimatum Quartararo: Yamaha Harus Buktikan Diri Sekarang!

Minggu, 2 November 2025 - 17:41 WIB

Ronaldo Bangga! Putra Debut Gol, Jadi Penerus di Portugal?

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!