Snow White Live Action Picu Kontroversi: Pemain & Kurcaci Jadi Sorotan

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Snow White Live Action Picu Kontroversi: Pemain & Kurcaci Jadi Sorotan

Snow White Live Action Picu Kontroversi: Pemain & Kurcaci Jadi Sorotan

Film live-action Snow White dari Disney terjerat dalam serangkaian kontroversi bahkan setelah pemututan perdananya yang sepi di Hollywood pada 15 Maret. Sejumlah keputusan produksi, mulai dari pemilihan aktris utama hingga penggambaran karakter klasik, memicu perdebatan sengit di tengah sorotan publik, menyoroti tantangan studio dalam memodernisasi kisah yang sudah melegenda.

Menggarisbawahi sensitivitas isu yang melingkupinya, Disney memilih untuk membatasi interaksi dengan media. Pada pemutaran perdana tersebut, Rachel Zegler, pemeran Snow White, dan Gal Gadot, yang memerankan Ratu Jahat, tidak diizinkan berbicara dengan wartawan di karpet merah. Langkah ini bertujuan menghindari pertanyaan seputar gambaran kontroversial Tujuh Kurcaci dan isu-isu lain yang terus memanaskan perdebatan.

Gelombang kontroversi sudah bergulir sejak 2021, saat Disney mengumumkan Rachel Zegler, seorang aktris berdarah Latina, sebagai pemeran Snow White. Karakter ikonik dalam dongeng Jerman ini dikenal luas dengan julukan “yang tercantik dari semua.” Keputusan casting ini sontak menuai reaksi keras dari sebagian penggemar serta komentator konservatif, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk “woke” yang berlebihan.

Menanggapi kritik awal mengenai warna kulitnya, Rachel sempat menulis di akun X miliknya, yang kini telah dihapus, “Ya, saya adalah Snow White, tidak, saya tidak akan memutihkan kulit saya untuk peran ini.” Tak berhenti di sana, ia melanjutkan kritik terhadap film animasi pertama Walt Disney, Snow White and the Seven Dwarfs (1937), dengan menyebutnya “aneh.” Rachel merujuk pada penggambaran tokoh cinta Snow White sebagai “seorang pria yang secara harfiah menguntitnya,” yang dianggap tidak relevan dengan pandangan modern.

Baca Juga :  Sinopsis Dan Cara Menyaksikan Pilot Berusia 8 Tahun Menyelamatkan Penerbangan Drama China

Dalam wawancara terpisah, Rachel turut menjelaskan bahwa versi terbaru ini akan menampilkan Snow White yang berbeda. Ia menegaskan bahwa karakternya “tidak akan diselamatkan oleh pangeran” dan “tidak akan bermimpi tentang cinta sejati.” Pernyataan ini jelas bertolak belakang dengan tropes tradisional yang telah melekat kuat pada sang putri, memicu kekecewaan dari penggemar yang merindukan nilai-nilai klasik. “Aneh. Kami tak melakukan itu kali ini,” tandasnya.

Rachel Zegler memang dikenal sebagai sosok yang tidak segan menyuarakan pendapatnya. Sebelumnya, ia pernah mengeluhkan absennya dari gala Oscar 2022, meskipun ia merupakan bintang utama dalam film West Side Story yang masuk nominasi Film Terbaik. Meskipun akhirnya diundang, sikapnya itu tetap menuai kritik dari sebagian publik, menambah citra dirinya sebagai figur yang kerap menciptakan polemik.

Di tengah upaya Disney untuk menghadirkan narasi yang lebih modern, ironisnya, pemilihan pemeran dan pandangan pribadi para bintangnya justru menimbulkan perpecahan baru. Kontroversi seputar Rachel Zegler yang dituding “woke” berpadu dengan sikap politiknya yang terang-terangan mendukung “Free Palestine” di media sosial. Di sisi lain, Gal Gadot, pemeran Ratu Jahat, menyatakan dukungan untuk Israel. Perbedaan pandangan ini, di tengah konflik geopolitik yang sensitif, secara tidak langsung menyeret film ke dalam pusaran polarisasi, membuat sebagian penonton merasa dilema antara menikmati film dan menyuarakan prinsip mereka. Ini mencerminkan tantangan studio dalam menavigasi lanskap budaya yang kian kompleks, di mana identitas dan nilai-nilai individu pemeran menjadi bagian integral dari penerimaan publik terhadap sebuah karya seni.

Baca Juga :  Sinopsis & Cara Nonton Setelah Cinta Membunuhku Drama China

Peran Gal Gadot sebagai Evil Queen juga tidak luput dari sorotan tajam. Beberapa penggemar merasa pemilihan aktris asal Israel itu kurang tepat. Ajakan untuk memboikot film live-action ini pun meluas, khususnya akibat dukungannya yang terbuka terhadap Israel di tengah konflik yang tengah berlangsung dengan Palestina.

Selain itu, perdebatan lain menyangkut penghilangan Tujuh Kurcaci dari judul film. Peter Dinklage, aktor ternama dengan kelainan dwarfisme, pada 2022 melayangkan kritik pedas terhadap Disney, menuding studio tersebut “hipokrasi.” Dinklage mempertanyakan bagaimana Disney bisa berbangga hati memilih aktris Latina untuk memerankan Snow White, namun di saat yang sama masih menganggap relevan cerita tentang tujuh kurcaci yang tinggal di sebuah gua.

Sejak dirilis, trailer Snow White live-action langsung mendulang reaksi negatif di YouTube. Dengan perbandingan 75 ribu suka dan 922 ribu tidak suka, kritik utama tertuju pada penggunaan CGI yang dinilai kurang optimal. Karakter Tujuh Kurcaci, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari film animasi pertama pada 1937, kini digambarkan dengan teknologi komputer, sebuah keputusan yang dianggap aneh untuk sebuah film yang mengusung konsep live-action.

Menanggapi banjir kritik, Disney berjanji akan menghadirkan “pendekatan yang berbeda” dalam menggambarkan Tujuh Kurcaci. Kini, mereka digambarkan sebagai makhluk magis yang diciptakan menggunakan efek visual komputer (CGI), alih-alih melibatkan aktor manusia. Namun, keputusan ini juga menuai protes keras. Beberapa aktor dengan kelainan dwarfisme merasa dirugikan dan secara terbuka menuding Peter Dinklage sebagai pemicu perubahan tersebut.

Baca Juga :  Putri Gantikan Adik Suami Langsung Gila Drama China, Simak Sinopsis dan Panduan Menyaksikannya

Dengan biaya produksi yang diperkirakan melebihi 200 juta Dolar Amerika, remake Snow White ini diproyeksikan menjadi salah satu film Disney paling kontroversial, melampaui The Lion King dan Beauty and the Beast yang berhasil meraup miliaran dolar. Di tengah badai kritik, Disney tetap berharap kontroversi yang ada justru dapat mendatangkan keuntungan signifikan saat film ini akhirnya tayang di bioskop.

Meskipun menuai beragam protes, Disney telah menetapkan perilisan Snow White live-action di bioskop pada 21 Maret 2025. Jadwal tersebut mundur setahun penuh dari rencana awal 22 Maret 2024. Menutup serangkaian polemik, Rachel Zegler dalam wawancara dengan Vogue Mexico mengungkapkan pandangannya: “Saya mengartikan perasaan orang tentang film ini sebagai bentuk kecintaan mereka terhadapnya. Betapa sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari sesuatu yang membuat orang merasa begitu bersemangat,” ujarnya, mencoba melihat sisi positif dari gejolak yang ada.

Berita Terkait

Nonton Astaga CEO Ternyata Suamiku, Sinopsis Drama China Populer CEO Sean & Winda Johan
Nonton Suami Untuk 3 Tahun Drama China, Sinopsis Master Abadi yang Menjadi Menantu Terhina
Steven Wongso Mantap Memeluk Islam: Felix Siauw Jadi Pembimbing
Plot dan Cara Nonton Lengkap Pesan Dari Esok Hari, Drama China Penuh Intrik Balas Dendam
Plot dan Cara Nonton Lengkap Ayahku Kembali Semuanya Tunduk Drama China
Adly Fairuz Digugat Cerai: Minta Publik Tak Menghakimi?
Chris Evans & Alba Baptista: Intip Nama Anak Pertama Mereka!
The Last Supper: Malam Pengkhianatan yang Mengguncang Dunia

Berita Terkait

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:43 WIB

Nonton Astaga CEO Ternyata Suamiku, Sinopsis Drama China Populer CEO Sean & Winda Johan

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:43 WIB

Nonton Suami Untuk 3 Tahun Drama China, Sinopsis Master Abadi yang Menjadi Menantu Terhina

Jumat, 31 Oktober 2025 - 03:15 WIB

Steven Wongso Mantap Memeluk Islam: Felix Siauw Jadi Pembimbing

Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:29 WIB

Plot dan Cara Nonton Lengkap Pesan Dari Esok Hari, Drama China Penuh Intrik Balas Dendam

Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:29 WIB

Plot dan Cara Nonton Lengkap Ayahku Kembali Semuanya Tunduk Drama China

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!