MU Hancurkan Liverpool? Rekor dan Amorim Menanti!

Avatar photo

- Penulis Berita

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MU Hancurkan Liverpool? Rekor dan Amorim Menanti!

MU Hancurkan Liverpool? Rekor dan Amorim Menanti!

Ringkasan Berita:

  • Laga Liverpool vs Man United akan berlangsung di Anfield Stadium pada Minggu (19/10) jam 22.30 WIB
  • Rekor yang bisa dipecahkan oleh anak asuh Ruben Amorim adalah mengulang kenangan manis satu abad lebih yang lalu, di mana Setan Merah menang dalam dua musim berturut-turut atas juara bertahan di laga tandang
  • Prediksi dan perkiraan line-up Liverpool vs Man United

KanalHarian.com – Manchester United memiliki peluang besar untuk menorehkan rekor bersejarah di markas rival abadi mereka, Anfield Stadium, kala bertandang menghadapi juara bertahan Liga Inggris, Liverpool, pada Minggu (19/10/2025) pukul 22.30 WIB. Pertarungan klasik ini tidak hanya mempertaruhkan poin penting, namun juga gengsi serta kesempatan bagi Setan Merah untuk mengukir sejarah yang telah lama terkubur.

Kunjungan Manchester United ke Anfield kali ini membawa misi khusus. Setelah musim lalu berhasil menumbangkan Manchester City di Etihad Stadium—yang kala itu berstatus juara bertahan Liga Inggris—pasukan Ruben Amorim kini berkesempatan mengulang capaian satu abad lebih yang lalu. Apabila mereka sukses menaklukkan Liverpool sebagai juara bertahan di laga tandang, itu akan mengulang memori musim 1906/1907 dan 1907/1908, sebuah rekor yang menunjukkan konsistensi luar biasa dalam menantang dominasi tim-tim juara.

Namun, tantangan yang membentang tidaklah ringan. Data statistik dari Opta menunjukkan prediksi kemenangan Manchester United di Anfield terbilang kecil, hanya 11,2 persen, berbanding jauh dengan peluang Liverpool yang mencapai 73,3 persen. Terlebih, anak asuh Ruben Amorim belum pernah mencicipi kemenangan dalam sembilan pertandingan tandang terakhir mereka ke Anfield. Catatan buruk ini bisa berlanjut, yang berarti Setan Merah hanya berjarak satu laga lagi untuk menyamai rekor tanpa kemenangan Sir Alex Ferguson di era 1989, kala itu Manchester United takluk dalam 11 laga tandang ke Anfield.

Baca Juga :  Geger! Media Argentina Ungkap Pemalsuan Identitas Kakek Pemain Malaysia

Di sisi lain, jika Manchester United berhasil memutus rantai buruk tersebut, mereka tak hanya mengakhiri dominasi Liverpool di kandang, melainkan juga membangkitkan sejarah yang telah puluhan dekade redup. Mengalahkan juara bertahan dalam dua musim berturut-turut sebagai tim tamu adalah prestasi langka dalam dekade terakhir, yang bahkan belum mampu dicapai oleh pelatih-pelatih sekaliber Manuel Pellegrini dan Antonio Conte. Kini, beban sejarah itu berada di pundak Ruben Amorim.

Musim ini, lini serang Manchester United menunjukkan agresivitas yang patut diperhitungkan. Mereka tercatat melepaskan 110 tembakan dalam tujuh laga Liga Inggris, jumlah tertinggi di antara tim-tim lain, dengan nilai gol yang diharapkan (xG) mencapai 14,1. Angka ini mencerminkan potensi ofensif yang besar. Namun, sayangnya, potensi tersebut belum sepenuhnya terkonversi menjadi gol, di mana Setan Merah baru mencetak sembilan gol dengan nilai xG 5,06, performa terburuk di antara lima liga top Eropa. Disparitas antara harapan gol dan realisasi gol menjadi pekerjaan rumah utama.

Baca Juga :  STY Dipecat? Andre Rosiade Ungkap Skandal Ancam Shin Tae-yong!

Meskipun Manchester United menghadapi kesulitan dalam mengonversi peluang menjadi gol, agresivitas lini depan mereka bisa menjadi kunci. Dengan rajin menciptakan harapan gol, ditambah kerentanan lini pertahanan Liverpool, momentum bisa tercipta. Analisis mendalam menunjukkan bahwa meski Liverpool tampil solid di kandang, seringkali mereka kebobolan lebih dulu, terutama di awal musim, dan baru bisa membalas di penghujung waktu. Ini membuka celah bagi pasukan Ruben Amorim untuk memanfaatkan kerapuhan awal The Reds, mengubah tekanan menjadi gol, dan menghindari pengulangan pola musim lalu di mana peluang terbuang percuma.

Liverpool sendiri menunjukkan performa yang kontras antara laga kandang dan tandang. The Reds memang tidak terkalahkan dalam lima laga kandang musim ini, namun mereka telah menelan tiga kekalahan di semua kompetisi saat bermain sebagai tim tamu. Kerentanan pertahanan mereka terlihat dari kebiasaan kebobolan lebih dulu sebelum akhirnya mencetak gol balasan di menit-menit akhir pertandingan. Momen inilah yang kerap meningkatkan intensitas duel klasik seperti Liverpool vs Man United, di mana gol-gol penentu seringkali tercipta menjelang peluit panjang.

Fenomena gol di menit-menit akhir menjadi ciri khas musim ini. Dari 70 pertandingan yang telah berlangsung, 24 gol tercipta pada menit ke-90 atau lebih, dan sepuluh di antaranya merupakan gol kemenangan. Menariknya, laga-laga yang melibatkan Liverpool atau Manchester United kerap menjadi bagian dari statistik ini. Tanpa gol-gol penentu di menit ke-90, Liverpool seharusnya telah bermain imbang empat kali musim ini, sementara Manchester United bisa terperosok ke posisi 13 klasemen. Data Opta menegaskan betapa seringnya kedua tim mencetak gol kemenangan di masa injury time, menunjukkan bahwa persaingan selalu berlangsung ketat hingga wasit meniup peluit panjang. Oleh karena itu, tidak tertutup kemungkinan laga malam nanti akan berakhir seperti dua musim terakhir, kala Manchester United berhasil menahan imbang Liverpool 0-0 (2023/2024) dan 2-2 pada musim 2024/2025.

Baca Juga :  Ranking FIFA Anjlok, Timnas Indonesia Terancam di Kualifikasi?

Berikut adalah prediksi susunan pemain untuk kedua tim:

Liverpool

Giorgi Mamardashvili, Conor Bradley, Joe Gomez, Virgil van Dijk, Milos Kerkez, Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister, Dominik Szoboszlai, Mohamed Salah, Cody Gakpo, Alexander Isak.

Pelatih: Arne Slot

Manchester United

Senne Lammens, Leny Yoro, Matthijs de Ligt, Luke Shaw, Amad Diallo, Casemiro, Bruno Fernandes, Diogo Dalot, Mason Mount, Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko.

Pelatih: Ruben Amorim

Berita Terkait

Como ke Eropa? Reaksi Mirwan Suwarso Ungkap Ambisi Klub!
Sanksi AFC Mengintai! Harapan Malaysia di Ujung Tanduk FIFA
Haaland Menggila! Rayan Cherki Kirim Man City Libas Bournemouth
Ruben Amorim Bertindak Tak Terduga: Man United Tertahan di Nottingham!
Ultimatum Quartararo: Yamaha Harus Buktikan Diri Sekarang!
Ronaldo Bangga! Putra Debut Gol, Jadi Penerus di Portugal?
Gladbach Akhiri Paceklik: Kevin Diks Bawa Kemenangan Telak!
UFC 321 Kontroversial: Reaksi Dana White Mengguncang Dunia MMA!

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 10:33 WIB

Sanksi AFC Mengintai! Harapan Malaysia di Ujung Tanduk FIFA

Senin, 3 November 2025 - 06:11 WIB

Haaland Menggila! Rayan Cherki Kirim Man City Libas Bournemouth

Senin, 3 November 2025 - 02:52 WIB

Ruben Amorim Bertindak Tak Terduga: Man United Tertahan di Nottingham!

Minggu, 2 November 2025 - 20:11 WIB

Ultimatum Quartararo: Yamaha Harus Buktikan Diri Sekarang!

Minggu, 2 November 2025 - 17:41 WIB

Ronaldo Bangga! Putra Debut Gol, Jadi Penerus di Portugal?

Berita Terbaru

Warning! This link is a trap for bad bots! Do not follow this link or you're IP adress will be banned from the site!