Persib Bandung berhasil mencatat kemenangan telak 3-0 atas PSBS Biak dalam laga lanjutan Super League musim 2025/26. Pertandingan yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Jumat (17/10) tersebut menegaskan posisi Pangeran Biru di papan atas klasemen sementara.

Dengan hasil positif ini, Persib kini menduduki urutan ketiga dengan mengumpulkan 13 poin dari tujuh pertandingan yang telah dimainkan. Di sisi lain, kekalahan ini membuat PSBS Biak tertahan di peringkat 16, hanya mengantongi 5 poin dari delapan kali bertanding. Meski demikian, posisi Persib masih berpotensi disalip oleh Persija yang saat ini mengoleksi 11 poin dari tujuh laga dan baru akan berlaga akhir pekan ini melawan Persebaya di Gelora Bung Tomo pada Sabtu (18/10) pukul 19:00 WIB.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persib Bandung langsung mengambil inisiatif serangan, meskipun mereka berstatus sebagai tim tamu. Babak pertama belum genap berjalan dua menit, Uilliam Barros sudah menebar ancaman dengan sepakan akuratnya. Namun, bola masih mampu dimentahkan oleh kiper Manuel Kadu. PSBS Biak memberikan respons cepat di menit ke-13 melalui tembakan Damianus Putra, meski upayanya belum menemui sasaran.
Peluang emas bagi Persib kembali lahir pada menit ke-16 ketika Thom Haye melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola hanya membentur tiang gawang, membuat para pendukung Maung Bandung harus menahan napas.

Kiper Kadu kembali menunjukkan kehebatannya di menit ke-42 dengan menepis tendangan jarak dekat dari Barros. Kebuntuan akhirnya pecah di masa tambahan waktu babak pertama. Andrew Jung sukses mengeksekusi tendangan penalti pada menit 45+2, mengecoh Kadu, sekaligus mengubah skor menjadi 0-1 yang bertahan hingga jeda.
Dominasi Persib sepanjang laga ini menunjukkan kematangan strategi dan eksekusi yang apik. Meski bertindak sebagai tim tamu, mereka mampu mengambil inisiatif serangan sejak menit awal, sebuah indikasi kuat akan mentalitas juara yang coba ditanamkan. Keberhasilan dalam memanfaatkan peluang, termasuk eksekusi penalti dan gol yang disahkan VAR, mencerminkan efektivitas serangan Pangeran Biru yang patut diwaspadai lawan. Hal ini tentu menjadi bekal berharga untuk terus bersaing di papan atas klasemen, sembari menatap potensi persaingan ketat dengan rival-rival terdekat.
Memasuki babak kedua, Persib tidak mengendurkan serangannya. Gol kedua lahir pada menit ke-58 melalui skema yang dramatis. Beckham Putra melesakkan sepakan akurat dari luar kotak penalti yang sempat ditepis Kadu. Bola liar kemudian disambar Barros, namun kembali dimentahkan oleh Kadu. Tidak menyerah, tendangan kedua Barros akhirnya berhasil merobek jala PSBS. Gol ini sempat dinyatakan offside, tetapi disahkan setelah wasit berkonsultasi dengan petugas VAR.
Pesta gol Persib ditutup oleh Luciano Guaycochea di menit ke-77. Ia melepaskan sepakan datar yang akurat dari bibir kotak penalti, membuat bola meluncur deras ke gawang PSBS dan mengubah skor menjadi 0-3. Sepanjang babak kedua, Persib terus mempertahankan dominasi mereka dengan menciptakan sejumlah peluang, sementara PSBS hanya sesekali mampu memberikan ancaman. Skor 0-3 tidak berubah hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.






